SEMARAPURA — Kedatangan tim Monev Terpadu SAKOMA Kwarda Bali disambut resmi di kantor Kwarcab Klungkung, Semarapura. Sekretaris Kwarcab Klungkung Ngakan Made Kasub Sidan menyampaikan apresiasi atas langkah Kwarda Bali yang turun langsung memberikan arahan, evaluasi, serta pemetaan potensi pengembangan SAKOMA di Bumi Serombotan.
Menurut Ngakan Made Kasub Sidan, masukan dan evaluasi dari Kwarda sangat penting untuk memetakan kembali potensi serta mengoptimalkan peran Saka dan Sako di wilayah Kwarcab Klungkung.
"Kami sangat mengapresiasi langkah Kwarda Bali dalam menyelenggarakan program Monev Terpadu ini. Masukan dan evaluasi yang diberikan sangat penting untuk memetakan kembali potensi serta mengoptimalkan peran Saka dan Sako di wilayah Kwarcab Klungkung," ujar Ngakan Made Kasub Sidan.
Fokus Pemetaan: Daratan Klungkung hingga Kepulauan Nusa Penida
Agenda strategis Monev Terpadu SAKOMA di Klungkung mencakup pemetaan potensi pembentukan serta reaktivasi Saka/Sako. Cakupannya meliputi wilayah daratan Klungkung maupun kawasan kepulauan Nusa Penida.
Monev juga menyoroti evaluasi keterlibatan anggota Saka/Sako dalam aksi penanggulangan bencana dan penanganan kemanusiaan di kawasan pesisir serta kepulauan. Penguatan sinergi pembinaan Gugus Darma melalui kemitraan bersama tokoh masyarakat lokal turut menjadi bahasan.
Dua Agenda Utama Monev Terpadu Se-Bali
Waka Bidang SAKOMA Kwarda Bali Dr. Ir. I Komang Agusjaya Mataram, M.Kes., menjelaskan bahwa Monev Terpadu se-Bali mengusung dua agenda utama. Pertama, silaturahmi dan penguatan pengurusan SAKOMA.
Agenda tersebut mencakup konsolidasi struktur kepengurusan Pimpinan Saka/Sako, peranan Majelis Pembimbing (Mabi), penataan administrasi, serta keaktifan pangkalan/sanggar. Kedua, pembahasan program pembinaan SAKOMA.
Pada agenda kedua, evaluasi meliputi pelaksanaan Syarat Kecakapan Khusus (SKK), keaktifan krida kejuruan, sinergi dengan instansi pengampu, hingga pengembangan Gugus Darma di daerah.
Harapan: Pramuka Klungkung Adaptif di Wilayah Pesisir dan Kepulauan
Melalui Monev Terpadu ini, gerakan kepramukaan di Klungkung diharapkan semakin solid dan adaptif terhadap tantangan wilayah pesisir dan kepulauan. Kwarda Bali juga menargetkan lahirnya generasi muda yang siap berbakti bagi masyarakat.
Klungkung menjadi salah satu titik sasaran Monev Terpadu SAKOMA Kwarda Bali tahun 2026. Pemetaan di wilayah kepulauan Nusa Penida memberi perhatian khusus pada kesiapan anggota Saka/Sako menghadapi risiko bencana di kawasan pesisir.