BALI — Optimisme tinggi disampaikan Joan Laporta jelang partai puncak Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dengan Argentina di New York. Bagi presiden Barcelona itu, final kali ini bukan sekadar pertandingan antarnegara, melainkan panggung pembuktian pengaruh klubnya di level tertinggi sepak bola dunia.
Delapan Wakil Barcelona di Skuad Spanyol
Laporta menyoroti langsung kontribusi pemain Barcelona yang menghuni skuad asuhan Luis de la Fuente. Sebanyak delapan pemain Catalan tercatat masuk dalam daftar tim nasional Spanyol untuk laga final nanti.
"Kami sangat bangga dengan delapan pemain yang kami miliki. Ini sangat penting bagi mereka dan, sebagai presiden, saya sangat senang dan berterima kasih memiliki pemain-pemain berbakat seperti itu," ujar Laporta sebelum pertandingan, seperti dikutip dari pernyataan resmi.
Perbandingan Gaya: Agresif Argentina vs Kolektif Spanyol ala Barça
Laporta juga mengupas perbedaan karakter kedua tim. Menurutnya, Argentina tampil lebih agresif, sementara Spanyol menunjukkan permainan kolektif yang sangat mirip dengan filosofi Barcelona.
"Di tingkat internasional, ini adalah pertandingan terbaik yang bisa Anda mainkan, dengan gaya yang berbeda, dan wasit harus mengambil alih," kata Laporta. "Argentina lebih agresif, sementara tim Spanyol bermain lebih sebagai satu kesatuan, dengan gaya bermain yang lebih mirip Barça. Barça adalah yang terbaik, dan semua orang mengakui itu."
Final dengan Beban Sejarah dan Reputasi Klub
Laga di New York ini bukan sekadar perebutan trofi. Laporta melihatnya sebagai momen penegasan bahwa Barcelona masih menjadi mesin pencetak talenta kelas dunia. Kehadiran delapan pemainnya di partai puncak menjadi bukti nyata rantai suplai pemain berkualitas dari La Masia ke tim nasional.
Pertandingan Spanyol versus Argentina dijadwalkan berlangsung di New York, markas besar Piala Dunia 2026. Laporta memastikan dirinya hadir langsung untuk memberi dukungan kepada skuad La Roja yang sarat dengan wajah-wajah Barcelona.