KLUNGKUNG — Polres Klungkung melalui Sat Samapta melaksanakan pengamanan ibadah di Gereja Kemah Injil sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut. Langkah ini dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat (5/7).
Fokus Pengamanan: Patroli Preventif dan Pemantauan Situasi
Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta tidak hanya berjaga di area gereja, tetapi juga melakukan patroli keliling di sekitar lokasi. Patroli preventif ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang mungkin timbul selama proses ibadah berlangsung.
“Kami terus meningkatkan kegiatan patroli dan pengamanan di tempat-tempat ibadah sebagai upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah,” ujar Kasat Samapta Polres Klungkung, AKP I Gusti Lanang Jelantik, S.H., M.H.
Komitmen Polri: Jemaat Bisa Beribadah dengan Nyaman
Kehadiran aparat di lokasi ibadah merupakan bentuk pelayanan Polri kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Pihak kepolisian menekankan bahwa jaminan keamanan saat beribadah adalah prioritas utama.
“Kehadiran personel Polri diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat beribadah dengan nyaman,” tambah AKP I Gusti Lanang Jelantik.
Apa Itu KRYD dan Mengapa Penting?
KRYD atau Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan merupakan program kepolisian yang bersifat preventif dan responsif. Program ini tidak hanya menyasar tempat ibadah, tetapi juga titik-titik rawan kriminalitas dan keramaian publik lainnya. Di Klungkung, pengamanan di gereja menjadi agenda rutin untuk menjaga kerukunan dan ketertiban antarumat beragama.
Dengan patroli yang konsisten, Polres Klungkung berupaya memastikan seluruh aktivitas masyarakat, termasuk ibadah, berjalan tanpa hambatan keamanan. Langkah ini juga menjadi sinyal positif bagi komunitas agama bahwa negara hadir memberikan perlindungan.