SEMARAPURA — Seorang pelajar berinisial GYA, 15, masih menjalani perawatan di RSUD Klungkung setelah mengalami luka berat di bagian kepala akibat ditabrak truk di Simpang Tiga Museum Gunarsa, Banjar Banda, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan. Pelaku pengemudi truk, AS, 24, akhirnya dibekuk di kawasan Jalan Mengwi Tani, Kabupaten Badung, Sabtu (13/6/2026), setelah sempat melarikan diri hingga ke Lumajang, Jawa Timur.
Kronologi Tabrakan dan Luka Korban
Kecelakaan terjadi pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 06.46 WITA. Korban yang mengendarai sepeda motor Honda Karisma DK 6503 MG datang dari arah selatan menuju timur di Jalan Raya Takmung. Saat mendekati simpang tiga, sebuah truk kuning bernomor polisi BE 8621 NBB tiba-tiba memotong jalan dari arah timur ke barat.
Benturan tak terhindarkan. GYA mengalami luka terbuka di belakang kepala, lecet di dada kiri dan kanan, serta lecet di tangan dan kedua bahu. Rekan boncengannya, GAY, 16, hanya mengalami luka ringan berupa lecet di kaki.
Pelarian Pelaku hingga ke Jawa Timur
Setelah kejadian, sopir truk langsung kabur meninggalkan korban di jalan. Polisi dari Unit Gakkum Satlantas Polres Klungkung yang dipimpin Ipda Luh Made Ayu Rupini segera melakukan olah tempat kejadian dan mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Dari hasil analisis, petugas mengidentifikasi truk warna kuning tersebut dan menelusuri pergerakannya hingga ke Lumajang, Jawa Timur. Namun, sebelum sempat diamankan di sana, pelaku kembali ke Bali dan bersembunyi di kawasan Badung.
Barang Bukti dan Ancaman Hukum
Kasi Humas Polres Klungkung Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa mengatakan, selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita truk BE 8621 NBB sebagai barang bukti. "Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil memperoleh rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian maupun lokasi lainnya. Rekaman tersebut menjadi petunjuk penting untuk menelusuri arah pelarian," ujarnya, Sabtu (13/6/2026).
Penyidik masih mendalami alasan pelaku meninggalkan lokasi usai tabrakan. Polisi juga terus memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi proses penyidikan. Iptu Alit menegaskan pengungkapan kasus ini berkat kerja sama antara petugas, rekaman CCTV, dan partisipasi masyarakat yang memberikan informasi.