BALI — Peta persaingan mobil listrik global semakin memanas. Dari Eropa hingga Amerika, pabrikan berlomba menyiapkan generasi baru kendaraan tanpa emisi yang tidak hanya lebih bertenaga, tetapi juga mengusung platform dan arsitektur kelistrikan terkini. Berdasarkan laporan Car and Driver, berikut rangkuman model-model listrik yang dipastikan akan meluncur dalam beberapa tahun ke depan.
Alfa Romeo Giulia EV: Tiga Varian dengan Tenaga hingga 1.000 HP
Alfa Romeo mengonfirmasi Giulia generasi berikutnya akan beralih ke tenaga listrik penuh. Menggunakan platform STLA Large milik Stellantis, sedan ini akan hadir dalam tiga varian: basis 350 hp, Veloce 800 hp, dan Quadrifoglio yang diklaim tembus 1.000 hp. Teknologi 800-volt disebut memungkinkan pengisian daya ultra-cepat dengan jarak tempuh hingga 500 mil. Namun, rumor terbaru menyebut Giulia juga masih akan ditawarkan dalam versi mesin pembakaran internal, mirip strategi Dodge Charger. Produksi dijadwalkan mulai 2028.
Alfa Romeo Stelvio EV Tertunda hingga 2028
SUV andalan Alfa Romeo, Stelvio, juga akan mendapatkan generasi anyar dengan opsi hybrid dan listrik penuh. Namun, peluncuran versi elektriknya mengalami penundaan dan baru akan tersedia di Amerika Serikat pada 2028. Sama seperti Giulia, Stelvio EV akan dibangun di atas arsitektur STLA Large.
Alpine Tunda Ekspansi ke AS Akibat Tarif Trump
Alpine, anak perusahaan Renault yang identik dengan mobil sport ringan, awalnya berencana masuk pasar AS pada 2027 lewat crossover A390 bertenaga 470 hp. Rencana itu berubah drastis setelah pemerintahan Trump memberlakukan tarif tinggi pada mobil impor. Kini, jika jadi masuk AS, Alpine akan memulainya dengan A110 electric sports car dan sebuah SUV besar. Target paling optimistis adalah 2030.
Audi TT EV: Penerus Spiritual yang Lebih Berotot
Audi mengonfirmasi akan meluncurkan mobil sport listrik pada 2027, dipratinjau oleh konsep radikal Concept C. Dimensinya disebut setara Porsche 911, dengan posisi performa di antara TT dan R8. Menariknya, kabin Concept C mengadopsi tombol fisik dan layar yang bisa disembunyikan. Penggerak roda belakang versi konsep berbobot 1.690 kg, dan Audi menjanjikan varian dual-motor all-wheel-drive untuk versi produksi. Platformnya kemungkinan besar sama dengan Porsche 718 EV.
Bentley Torcal: SUV Listrik "Kompak" Sepanjang 5 Meter
Bentley akan memperkenalkan mobil listrik pertamanya pada 2026 bernama Torcal. Meski disebut "kompak", panjangnya mencapai 197 inci atau nyaris 5 meter—lebih pendek dari Bentayga. Mengusung desain kotak berani ala konsep EXP 15, Torcal diperkirakan berbagi platform dengan Porsche Cayenne EV. Penjualan akan dimulai awal 2027, sementara rencana model listrik Bentley lainnya ditunda hingga setidaknya 2030.
BMW i3 2026: Arsitektur Neue Klasse dengan Jarak Tempuh 440 Mil
BMW i3 akan menjadi saudara listrik dari Seri 3 yang legendaris. Mengusung platform Neue Klasse, sedan ini dibekali baterai 109 kWh dengan arsitektur 800-volt yang mendukung pengisian daya 400 kW. Satu varian awal, i3 50 xDrive, menghasilkan 463 hp dan torsi 476 lb-ft. Jarak tempuh diklaim mencapai 440 mil. Interiornya radikal dengan layar tipis di dasar kaca depan dan layar sentuh trapesium. Penjualan dijadwalkan mulai akhir 2026.
BMW iM3: Listrik dengan Suara V-8 dan V-10 Palsu
Varian performa tinggi dari i3, yang diduga bernama iM3, akan hadir pada 2027. Mengandalkan empat motor listrik (dua di setiap as roda), tenaganya dipastikan di atas 600 hp. BMW juga menyematkan sistem suara mesin sintetis yang mengambil sampel dari mesin V-8 E92 M3 dan V-10 E64 M6. Fitur decoupling motor depan untuk efisiensi jalan tol juga disediakan. Tampilan agresifnya sudah dipratinjau lewat Concept M Neue Klasse.
BMW iX3: SUV Listrik Paling Cepat Meluncur
BMW iX3 akan menjadi model pertama yang paling cepat hadir, yaitu pada musim panas 2026. SUV ini merupakan versi listrik dari X3 populer BMW. Detail spesifikasi lebih lanjut masih dirahasiakan, tetapi iX3 dipastikan akan menggunakan platform Neue Klasse yang sama dengan i3.