Pencarian

Kontingen Tabanan Panen 18 Prestasi di UDG Bali XXXIII, Bupati Sanjaya Apresiasi Perjuangan Duta Daerah

Kamis, 17 September 2026 • 09:17:01 WIB
Kontingen Tabanan Panen 18 Prestasi di UDG Bali XXXIII, Bupati Sanjaya Apresiasi Perjuangan Duta Daerah

TABANAN — Kontingen Kabupaten Tabanan menutup UDG Bali XXXIII Tahun 2026 dengan 18 prestasi dari 11 bidang lomba dan 37 kategori yang dipertandingkan. Ajang yang mengusung tema "Dharmagita Atmanam Dharma" itu mempertemukan kontingen dari sembilan kabupaten/kota se-Bali.

Rincian capaian Tabanan meliputi 2 medali emas, 2 medali perak, 4 medali perunggu, dan 14 penghargaan Harapan yang terdiri dari 6 Harapan I, 5 Harapan II, serta 3 Harapan III. Prestasi diraih lewat cabang membaca sloka, palawakya, kakawin, kidung, nyanyian keagamaan Hindu, gaguritan, dharmawacana Bahasa Bali dan Bahasa Inggris, menghafal sloka, dharmawiwada, hingga dharmacarita.

Dua Emas Tabanan Datang dari Utsawa Menghafal Sloka

Puncak capaian kontingen Tabanan terjadi pada 13 September 2026. Dua medali emas diraih melalui Juara I Utsawa Menghafal Sloka Remaja Putra dan Juara I Utsawa Menghafal Sloka Dewasa Putri.

Pada hari yang sama, Tabanan juga mengamankan Juara III Dharma Wacana Bahasa Inggris Remaja Putra. Sejumlah penghargaan Harapan menyusul dari kategori Palawakya, Kakawin, Sloka, Dharma Wacana Bahasa Inggris, dan Dharma Carita.

Sehari sebelumnya, 12 September 2026, kontingen Tabanan meraih Juara II Dharma Wacana Bahasa Inggris Dewasa Putra, Juara III Dharma Wacana Bahasa Inggris Dewasa Putri, dan Juara III Membaca Palawakya Dewasa Putri. Prestasi Harapan diraih lewat kategori Membaca Kakawin Remaja Putra, Dharma Wacana Bahasa Bali Remaja Putri, Membaca Sloka Remaja Putri, Membaca Sloka Anak-anak Putra dan Putri, serta Kakawin Remaja Putri dan Dewasa Putri.

Pada 14 September 2026, Tabanan menambah Juara II Utsawa Membaca Sloka Dewasa Putra dan Juara III Utsawa Nyanyian Keagamaan Hindu. Penghargaan Harapan kembali diraih pada kategori Dharma Carita Anak-anak Putra dan Dharma Wiwada.

Bupati Sanjaya: Medali Bukan Sekadar Angka

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen yang membawa nama daerah dalam UDG Bali XXXIII. Pernyataan itu disampaikan saat dikonfirmasi pada Rabu (16/9) sore.

"Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Tabanan. Lebih dari sekadar medali, capaian para duta Tabanan menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya dan spiritual masih hidup dan terus berkembang di tengah generasi muda. Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, pembina, official dan semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen," ujar Sanjaya.

Menurut Bupati Sanjaya, penguatan seni dan budaya menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan manusia yang sejalan dengan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani.

"Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pembangunan manusia yang berkarakter, berbudaya dan memiliki jati diri. Prestasi dalam UDG ini menjadi salah satu bukti bahwa pembangunan kebudayaan harus berjalan bersama dengan pembangunan di bidang lainnya. Kita ingin generasi Tabanan tumbuh unggul, tetap berakar pada nilai budaya dan mampu berkontribusi di tingkat yang lebih luas," tegasnya.

Sanjaya berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda Tabanan untuk terus belajar, berlatih, dan mencintai seni serta budaya daerah.

Dinas Kebudayaan Sebut Capaian Hasil Kerja Keras Bersama

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan I Dewa Putu Mahendra menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, pembina, dan official yang telah memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti UDG Bali XXXIII.

"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan official Duta Kabupaten Tabanan. Capaian ini merupakan hasil dari proses latihan, kedisiplinan dan kerja keras bersama," ujar Mahendra.

Penguasaan sloka, kakawin, palawakya, kidung, hingga dharmawacana dinilai menjadi sarana menjaga kemampuan generasi penerus dalam memahami dan menyampaikan nilai-nilai luhur warisan budaya Bali. Pembinaan berkelanjutan diyakini dapat melahirkan generasi yang mampu membawa identitas dan kekayaan budaya Tabanan ke tingkat nasional.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: balipost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks