Pencarian

Bungan Desa ke-64 di Tabanan, Bupati Sanjaya Dorong Lalanglinggah Kembangkan Madu Klanceng hingga Wisata Surfing

Kamis, 03 September 2026 • 20:52:31 WIB
Bungan Desa ke-64 di Tabanan, Bupati Sanjaya Dorong Lalanglinggah Kembangkan Madu Klanceng hingga Wisata Surfing
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya meninjau proses panen madu lebah klanceng bersama Kelompok Tani Hutan Merta Sari Urip di Desa Lalanglinggah, Selemadeg Barat.

TABANAN — Program Bupati Ngantor di Desa (Bungan Desa) yang memasuki edisi ke-64 kali ini menyasar Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat. Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya tidak sekadar mendengar aspirasi, tetapi juga meninjau langsung sejumlah titik potensial yang membentang dari kawasan pertanian hingga pesisir pantai.

Desa seluas sekitar 1.600 hektare dengan 3.892 jiwa penduduk ini dinilai memiliki potensi lengkap. Sanjaya menyebut desa yang berada di kawasan nyegara gunung itu memiliki 10 subak, terdiri atas tiga subak basah dan tujuh subak abian, yang dapat dikembangkan untuk mendongkrak ekonomi masyarakat.

Madu Klanceng Lalanglinggah: Tantangan Cuaca hingga Rencana Bibit Bunga

Rombongan bupati mengawali kunjungan di Kelompok Tani Hutan Merta Sari Urip, Banjar Dinas Yeh Bakung. Di lokasi ini, Sanjaya melihat langsung proses budi daya madu lebah klanceng dan sempat ikut melakukan panen.

Sanjaya mengapresiasi kelompok tani yang mengembangkan madu. Menurut dia, produksi madu memiliki tantangan besar, terutama faktor cuaca, lingkungan, dan ketersediaan sumber makanan bagi lebah.

"Untuk menghasilkan satu botol madu tantangannya luar biasa. Pemerintah daerah akan terus mendukung dan melihat kemungkinan pengembangan bibit bunga sebagai sumber makanan lebah," ujarnya.

Ia meminta BRIDA, Dinas Pertanian, dan perangkat daerah terkait melakukan pendampingan serta riset agar potensi madu dapat dikembangkan menjadi produk unggulan desa. Pengembangan ini diharapkan terintegrasi dengan potensi kampung buah yang ada di wilayah tersebut.

Pantai Pengasahan dan Event Surfing Internasional Jadi Andalan Wisata

Dari sektor pertanian, kunjungan berlanjut ke Pantai Pengasahan. Di lokasi itu, Sanjaya berdialog dengan Pokdarwis Arkananta Parahita mengenai pengembangan wisata pantai yang selama ini dikenal sebagai destinasi surfing favorit wisatawan mancanegara.

Bupati meminta potensi selancar di Lalanglinggah terus dikembangkan. Apalagi setiap November terdapat event surfing internasional yang dapat menjadi sarana promosi desa.

"Potensi surfing ini harus kita jaga dan kembangkan. Keamanan, kenyamanan dan keramahan masyarakat menjadi kunci agar pariwisata berkembang tanpa menghilangkan karakter desa," katanya.

Rombongan sempat meninjau Gapura Perbatasan Kabupaten Tabanan dan Jembrana di wilayah Selabih sebelum melanjutkan agenda tatap muka dengan masyarakat.

Pelayanan Publik dan Bantuan Stunting Hadir di Tengah Warga

Puncak kegiatan berlangsung di Balai Serbaguna Mahajana Mandala. Pemkab Tabanan menyerahkan empat paket bantuan kepada keluarga yang memiliki anak stunting.

Berbagai pelayanan publik juga dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Layanan kesehatan, Posyandu, pembagian kacamata gratis, administrasi kependudukan, perizinan, hingga pembayaran pajak dan retribusi secara elektronik tersedia bagi warga. Pelaku usaha dan UMKM turut mendapat layanan khusus.

Sanjaya menegaskan Bungan Desa merupakan komitmen pemerintah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan membawa perangkat daerah langsung ke desa, warga tidak perlu datang ke pusat pemerintahan untuk mengurus keperluan administratif.

"Bungan Desa yang ke-64 ini menjadi bagian dari komitmen kita untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Mulai September ini akan segera saya tuntaskan di seluruh desa," tegasnya.

Perbekel: Siap Wujudkan Lalanglinggah sebagai Surganya Surfing

Sanjaya juga mengingatkan warga akan pentingnya menjaga lingkungan melalui pengelolaan sampah dari sumber. Sampah organik dapat dimanfaatkan untuk pertanian, sedangkan sampah plastik dikelola melalui TPS3R.

Sementara itu, Perbekel Lalanglinggah I Nyoman Arnawa menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati dan jajaran. Desa yang terdiri atas 11 dusun, enam desa adat, dan 11 banjar adat ini memiliki mata pencaharian masyarakat di bidang pertanian, perkebunan, nelayan, wiraswasta, dan pariwisata.

"Kami siap bergandengan tangan bersama pemerintah. Kami siap menjaga komitmen untuk menjadikan Lalanglinggah sebagai surganya surfing dan pariwisata," ujar Arnawa.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: baliprawara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks