BALI — Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi saham mencapai Rp 18,60 triliun dengan volume 40,78 miliar saham dan frekuensi 2,49 juta kali. Kapitalisasi pasar IHSG saat penutupan sore ini tercatat sebesar Rp 11.666 triliun.
Sebanyak 402 saham berhasil ditutup menguat, sementara 213 saham mengalami koreksi dan 180 saham stagnan. Kondisi ini menunjukkan tekanan beli yang cukup dominan di pasar domestik meskipun bursa Asia terpantau bergerak bervariasi pada hari yang sama.
Transaksi Crossing ASII Tembus Rp 198,8 Miliar
Berdasarkan pantauan perdagangan, terdapat transaksi crossing pada saham PT Astra Internasional Tbk (ASII) di level harga Rp 4.941 per saham. Nilai transaksinya mencapai Rp 198,80 miliar, menandakan adanya negosiasi langsung antaranggota bursa tanpa melalui mekanisme lelang biasa.
Transaksi crossing kerap menjadi perhatian pelaku pasar lantaran dapat mempengaruhi persepsi likuiditas dan distribusi kepemilikan saham. Namun, aksi ini tidak mengubah tren pergerakan harga ASII secara fundamental pada sesi hari ini.
Sektor Transportasi Pimpin Penguatan, GIAA Naik 6,06%
Sektor transportasi dan logistik menjadi pendorong utama kenaikan IHSG dengan apresiasi 2,46%. Saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) ikut terkerek naik 6,06% ke level Rp 70 per saham, sejalan dengan sentimen positif di industri penerbangan nasional.
Adapun bursa saham Asia pada hari yang sama mencatatkan pergerakan yang beragam. Indeks Nikkei terkoreksi 0,17%, Hang Seng melemah 0,39%, sementara Shanghai Composite dan Straits Times masing-masing menguat tipis 0,02% dan 0,06%. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan IHSG lebih didorong oleh faktor domestik dibandingkan sentimen regional.
Daftar Saham Top Gainers dan Top Losers
Di tengah penguatan indeks, sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan. Berikut lima saham dengan apresiasi tertinggi:
- PT Singaraja Putra Tbk (SINI) naik 15,29% ke Rp 14.700
- PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) naik 14,42% ke Rp 595
- PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) naik 16% ke Rp 290
Sementara itu, beberapa saham justru mengalami tekanan koreksi pada penutupan perdagangan hari ini:
- PT Petrosea Tbk (PTRO) turun 2,34% ke Rp 5.225
- PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) turun 2,27% ke Rp 645
- PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) turun 2,12% ke Rp 915
Dengan volume transaksi yang masih besar dan jumlah saham menguat yang hampir dua kali lipat dibandingkan saham terkoreksi, pelaku pasar tampaknya masih optimistis terhadap arah pergerakan indeks dalam jangka pendek.