BALI — Indomobil eMotor resmi memperkenalkan model terbarunya, QT, sebagai motor listrik dengan harga paling terjangkau di lini produk mereka. Motor ini dibanderol mulai Rp15 jutaan, menyasar konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus merogok kocek dalam.
Klaim utama yang diusung adalah efisiensi biaya operasional. Dalam hitungan internal perusahaan, pengguna motor listrik bisa menghemat sekitar Rp7 juta per tahun dibandingkan motor bensin untuk pemakaian harian 50 kilometer pulang-pergi. "Kalau tiga tahun, nilainya sudah lebih dari Rp20 juta, hampir setara harga satu motor baru," ujar Pius Wirawan dalam keterangan resminya.
Biaya Cas Cuma Beberapa Ribu Rupiah, Tak Perlu Antre SPBU
Salah satu keunggulan yang ditekankan adalah kepraktisan pengisian daya. Pengguna tidak perlu lagi menyempatkan diri mampir ke SPBU dan mengantre. Cukup colok charger di rumah pada malam hari, baterai akan penuh keesokan paginya.
Pius menjelaskan, berdasarkan survei internal, waktu yang terbuang untuk mengisi bensin bisa mencapai lebih dari 10 menit, terutama saat antrean panjang. "Begitu sampai rumah tinggal dicas, besok pagi baterai sudah penuh lagi. Jadi lebih praktis dan efisien," katanya. Biaya pengisian daya pun sangat murah, hanya beberapa ribu rupiah tergantung tarif listrik rumah tangga.
Dua Varian: QT Standar 70 Km dan QT Pro 135 Km
Indomobil eMotor QT mengusung desain retro futuristis dengan lampu LED proyektor dan panel instrumen digital. Sistem pengoperasiannya modern, menggunakan NFC, remote, dan anak kunci konvensional. Motor ini menjadi model keempat Indomobil eMotor setelah Adora, Tyranno, dan Sprinto.
Untuk spesifikasi, varian QT standar dibekali baterai lithium 60V 24Ah (1,44 kWh) dengan jarak tempuh hingga 70 kilometer sekali cas. Sementara QT Pro menggunakan dua baterai dengan total kapasitas 2,88 kWh, mampu melaju hingga 135 kilometer dalam sekali pengisian daya. Pilihan varian ini memberi fleksibilitas bagi konsumen sesuai kebutuhan jarak tempuh harian.