BALI — Rencana ini pertama kali diungkap oleh sumber internal kepada Automotive News. Meski Volvo belum memberikan konfirmasi resmi, EX50 disebut akan menjadi model entry-level terbaru pabrikan Swedia itu setelah EX30 resmi dihentikan penjualannya di pasar AS pada 2026.
Dimensi Lebih Besar dari EX40, Bertengger di Antara EX60 dan EX30
EX50 diposisikan sebagai pengganti EX40 yang dimensinya lebih panjang dan tinggi. Namun ukurannya tetap berada di bawah EX60 yang berada di segmen SUV listrik kompak yang sama. Dari sisi kompetitor, EX50 disebut-sebut akan seukuran dengan Hyundai Ioniq 5 dan Ford Mustang Mach-E.
Di segmen premium, EX50 akan bersaing langsung dengan Cadillac Optiq yang dibanderol mulai USD 52.695 dan Audi Q4 e-tron dengan harga USD 51.995. Dengan banderol yang lebih rendah dari kedua rivalnya, EX50 menjadi opsi termurah di jajaran EV Volvo AS.
Platform SPA3: Jantung Teknologi yang Menekan Biaya Produksi
Perbedaan paling mendasar antara EX40 dan EX50 terletak pada platform. EX40 masih menggunakan arsitektur lama, sementara EX50 akan mengadopsi platform SPA3 yang baru diperkenalkan bersama EX60. Platform ini dirancang khusus untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan fleksibilitas skala di seluruh lini EV Volvo.
Dengan SPA3, struktur dasar yang sama bisa dipakai untuk berbagai model dan tipe penggerak. EX60 yang menggunakan platform ini menawarkan dua pilihan: motor listrik tunggal di belakang dengan tenaga 369 hp, atau motor ganda all-wheel drive yang mampu menghasilkan hingga 670 hp. EX50 diperkirakan akan mengikuti pola serupa dengan varian tenaga yang mirip.
Produksi Perdana di Slovakia, Target 10.000 Unit untuk AS
Menurut laporan Automotive News, EX50 akan menjadi model pertama yang dirakit di pabrik baru Volvo di Kosice, Slovakia. Produksi dijadwalkan dimulai pada musim gugur 2027, dan Volvo menargetkan penjualan hingga 10.000 unit ke pasar Amerika Serikat pada tahun pertama.
Selain EX50, platform SPA3 juga akan menjadi basis bagi model-model Volvo lain yang masuk pasar AS, termasuk wagon dan sedan yang kabarnya menyusul pada 2028. Saat dihubungi untuk klarifikasi, perwakilan Volvo menolak berkomentar atau mengonfirmasi rencana produk di masa depan.