Pencarian

Jetour Batal Jual X50e dan X20e di Indonesia, Siapkan Model EV Baru yang Dikembangkan Khusus untuk Pasar Lokal

Minggu, 02 Agustus 2026 • 02:15:31 WIB
Jetour Batal Jual X50e dan X20e di Indonesia, Siapkan Model EV Baru yang Dikembangkan Khusus untuk Pasar Lokal
Jetour membatalkan rencana pemasaran X50e dan X20e di Indonesia setelah survei internal menunjukkan kedua model tersebut belum sesuai kebutuhan konsumen lokal.

BALI — Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Sales & Network Director PT Jetour Sales Indonesia Michael Budihardja di sela-sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Jumat (31/7). Menurut Michael, kedua model yang sempat dipajang hanyalah bagian dari riset pasar perusahaan terhadap produk elektrifikasi yang dimiliki saat itu.

"Mobil listrik yang kemarin itu bagian dari survey kami soal mobil listrik yang dipunyai Jetour saat itu. Tapi setelah kita melakukan survei ada beberapa hal yang memang kita harus pikirkan dan makanya sampai sekarang belum terealisasi," kata Michael.

Alasan X50e dan X20e Batal Dipasarkan

X50e merupakan kendaraan listrik pertama yang diperkenalkan Jetour di Indonesia, tepatnya pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025. Enam bulan berselang, giliran X20e yang dipamerkan di GIIAS 2025. Saat itu, Jetour bahkan mengklaim Indonesia menjadi pasar pertama di dunia yang mendapatkan versi setir kanan untuk model tersebut.

Namun, hasil survei internal perusahaan menunjukkan bahwa kedua produk tersebut belum sepenuhnya menjawab kebutuhan konsumen Tanah Air. Alhasil, rencana komersialisasi keduanya batal, dan Jetour memilih untuk memulai dari lembaran baru.

Strategi Baru: Pengembangan Khusus untuk Indonesia

Alih-alih memaksakan produk global, Jetour kini memilih jalur riset dan pengembangan (R&D) untuk menciptakan battery electric vehicle (BEV) yang benar-benar baru. Michael memberi sinyal bahwa produk pengganti tersebut sedang dalam tahap penyempurnaan.

"Tetapi bocorannya Jetour akan join untuk menyediakan battery electric vehicle dengan produk yang baru, yang sedang kita under R&D untuk disesuaikan dengan market Indonesia. Jadi, bocorannya akan ada (mobil listrik Jetour di Indonesia)," ujarnya.

Sayangnya, Michael belum bersedia membeberkan detail teknis, nama model, segmen pasar, hingga waktu peluncuran produk anyar tersebut. Ia juga belum menjelaskan apakah kendaraan listrik itu nantinya akan diimpor utuh (CBU) atau dirakit secara lokal di pabrik dalam negeri.

Keputusan Jetour untuk mengembangkan model khusus ini terbilang berani. Langkah serupa sebelumnya ditempuh oleh sejumlah pabrikan Jepang dan Korea yang menciptakan produk spesifik untuk pasar Asia Tenggara. Dengan pendekatan ini, Jetour tampaknya ingin menghindari kesalahan yang sama seperti nasib X50e dan X20e yang kandas sebelum meluncur.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks