BALI — Kepolisian Daerah Riau mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan partisipasi aktif dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Langkah ini diambil seiring dengan prediksi puncak musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko karhutla di wilayah Sumatera tersebut.
Green Policing dan Laporan Warga Jadi Kunci
Dalam keterangannya, Polda Riau menekankan pentingnya peran serta warga sebagai garda terdepan pengawasan lingkungan. Program Green Policing yang digagas kepolisian kembali digaungkan sebagai kerangka kerja kolaborasi antara aparat dan komunitas.
Masyarakat diminta untuk segera melaporkan setiap indikasi kebakaran atau aktivitas pembakaran lahan melalui layanan darurat 110. "Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran hutan. Dukung program Green Policing dan laporkan gangguan melalui layanan 110," demikian bunyi pernyataan resmi Polda Riau yang diterima redaksi.
Musim Kemarau dan Kerentanan Wilayah Riau
Provinsi Riau merupakan salah satu daerah yang setiap tahun rentan mengalami karhutla, terutama saat musim kemarau. Kabut asap yang ditimbulkan tidak hanya mengganggu kesehatan dan transportasi, tetapi juga kerap menimbulkan kerugian ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Pencegahan dini menjadi fokus utama Polda Riau. Selain patroli rutin, kepolisian juga menggencarkan sosialisasi ke desa-desa dan kelompok tani agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Langkah ini dinilai lebih efektif ketimbang penindakan yang baru dilakukan setelah api membesar.
Layanan 110: Akses Cepat untuk Warga
Layanan darurat 110 yang disediakan Polda Riau diharapkan menjadi saluran utama bagi warga yang menemukan titik api atau aktivitas mencurigakan. Sistem ini dirancang untuk mempercepat respons aparat di lapangan, sehingga api dapat dipadamkan sebelum meluas.
Polda Riau juga mengingatkan bahwa pembakaran hutan dan lahan secara ilegal memiliki konsekuensi hukum pidana. Meski demikian, pendekatan persuasif dan preventif tetap menjadi prioritas utama dalam menghadapi musim kemarau tahun ini.