BALI — Kepastian hengkangnya Sarr dari Selhurst Park dilaporkan oleh Tuttomercatoweb. Klub asal Turki tersebut disebut tengah mempercepat negosiasi untuk mencapai kesepakatan dengan The Eagles, dan proses transfer diprediksi rampung secepatnya.
Minat Setan Merah Tak Pernah Berbuah Nyata
Ketertarikan Manchester United pada Sarr sebenarnya sudah berjalan sejak awal jendela transfer. Foot Mercato melaporkan bahwa United sempat melakukan penawaran, namun FourFourTwo memahami bahwa minat tersebut tidak pernah berubah menjadi tawaran resmi.
Situasi ini menjadi ironis mengingat sang pemain sendiri pernah mengungkapkan kecintaannya pada klub asal Manchester itu. Dalam unggahan akun media sosial Senegal, Joueurs SN, pada Juli lalu, Sarr dikutip mengatakan, "Saya mencintai Manchester United dengan sepenuh hati, dan saya adalah penggemar beratnya."
Kontrak Jadi Penentu, Bukan Mimpi Pribadi
Meski mengaku fans berat, Sarr memilih bersikap profesional. Dalam pernyataan yang lebih tenang kepada APS di Senegal, ia menegaskan keputusannya bergantung pada klubnya saat ini. "Saya memiliki kontrak tiga tahun dengan Crystal Palace; terserah mereka untuk memutuskan," ujarnya.
Pernyataan itu kini terbukti menjadi kunci. Palace tampaknya memberi lampu hijau atas kepergian Sarr, dan Fenerbahce memanfaatkan peluang tersebut. Ketertarikan United yang setengah hati membuat mereka kehilangan kesempatan mendatangkan pemain yang musim lalu menjadi pengganti ideal Michael Olise.
Fenerbahce Beralih ke Sarr Setelah Gagal Dapatkan Rafael Leao
Fenerbahce menjadikan Sarr sebagai opsi utama setelah upaya mereka mendatangkan Rafael Leao dari AC Milan gagal total. Milan menolak tawaran resmi Fenerbahce untuk membawa pemain asal Portugal itu ke Süper Lig.
Bagi Manchester United, kegagalan ini menjadi tamparan kedua di bursa transfer. Mereka masih diharapkan mendatangkan seorang penyerang sebelum tenggat waktu, namun dengan kepergian Sarr, opsi mereka di lini serang semakin menipis.
Dampak bagi Crystal Palace dan Manchester United
Kehilangan Sarr akan menjadi pukulan berat bagi Palace yang belum mengeluarkan uang sepeser pun musim panas ini. Pelatih anyar Pierre Sage kini dihadapkan pada tugas besar untuk membangun kembali skuadnya setelah kehilangan Marc Guehi di Januari lalu. Masa depan Jean-Philippe Mateta dan Adam Wharton juga masih belum jelas.
Sementara itu, United yang baru akan memulai kampanye Premier League melawan Hull City pada 22 Agustus, kini harus berputar haluan mencari alternatif lain. Nilai pasar Sarr yang mencapai €45 juta menurut Transfermarkt menjadi indikasi kualitas yang akan hilang dari perburuan mereka.