Pencarian

Review Samsung Galaxy Watch Ultra 2: Lebih Tangguh, Baterai Hampir 3 Hari

Kamis, 17 September 2026 • 16:53:31 WIB
Review Samsung Galaxy Watch Ultra 2: Lebih Tangguh, Baterai Hampir 3 Hari

BALI — Setelah dua minggu dipakai sebagai jam harian sekaligus pendamping aktivitas luar ruang, satu hal yang paling menonjol dari Galaxy Watch Ultra 2 bukan desainnya, melainkan daya tahan baterainya yang hampir menyentuh tiga hari per pengisian. Jam ini dijual USD 699, naik USD 50 dari pendahulunya, tapi masih USD 100 lebih murah dari Apple Watch Ultra 4. Ada satu catatan serius di data elevasi yang perlu kamu tahu sebelum membeli.

Samsung Galaxy Watch Ultra 2 adalah jawaban Samsung atas Apple Watch Ultra dan jajaran jam outdoor Garmin. Dua tahun setelah versi pertama meluncur, generasi baru ini membawa baterai lebih besar, layar lebih terang, ketahanan air yang kini benar-benar siap menyelam, plus sederet metrik kesehatan baru. Saya memakainya dua minggu untuk kerja harian, tidur, bersepeda, dan mendaki, lalu membandingkannya langsung dengan Garmin Instinct 3 dan Apple Watch Ultra 3.

Harga Galaxy Watch Ultra 2 dan Posisinya di Pasaran

Galaxy Watch Ultra 2 dibanderol USD 699, naik USD 50 dari harga peluncuran pendahulunya dua tahun lalu. Angka itu masih USD 100 lebih murah dari Apple Watch Ultra 4 yang dijual USD 799.

Kalau anggaran lebih ketat, Galaxy Watch 9 menawarkan hampir semua fitur yang sama dengan bodi lebih ramping, mulai USD 379 hingga USD 459. Galaxy Watch Ultra 2 sudah tersedia di toko maupun online.

Layar 5.000 Nits: Paling Terang di Kelas Smartwatch Android

Panel AMOLED 1,52 inci dengan kecerahan puncak 5.000 nits membuat jam ini gampang dibaca di bawah sinar matahari langsung. Sebagai pembanding, Apple Watch Ultra 4 hanya menyentuh 3.000 nits.

Dalam pemakaian nyata saat bersepeda listrik di medan berbukit, layar Galaxy Watch Ultra 2 terasa lebih jelas dibaca sambil bergerak dibanding Garmin Instinct 3 yang biasa saya pakai. Ini salah satu layar terbaik yang pernah saya coba di jam pintar Android.

Desain dan Ketahanan: Kini Resmi Siap Menyelam

Versi pertama mengklaim tahan air 100 meter, tapi tidak dirancang untuk menyelam atau snorkeling. Samsung tampaknya mendengar keluhan itu. Galaxy Watch Ultra 2 kini bersertifikat EN13319 untuk scuba diving dan IP69K terhadap debu serta kelembapan.

Samsung juga menggandeng aplikasi selam Mares untuk mengubah jam ini jadi komputer selam penuh, lengkap dengan pemantauan kecepatan dan peringatan safety stop. Aplikasinya berlangganan, USD 8,99 per bulan atau USD 69,99 per tahun.

Dari sisi dimensi, bodinya cuma 2 mm lebih tipis dari generasi lama, dan jujur saja hampir tidak terasa bedanya. Di pergelangan tangan saya yang berukuran 6,5 inci, bodi 47 x 47 x 10 mm ini tetap terasa besar. Tiga tombol fisik tersedia di satu sisi, dengan tombol tengah "Action" yang bisa diprogram untuk delapan fungsi berbeda — saya set untuk langsung memulai workout.

Satu perubahan yang tidak mencolok tapi sangat terasa: strap baru lebih lembut dan lentur. Sistem pengaitnya sama dengan model lama, jadi strap lama masih bisa dipasang kalau kamu lebih suka.

Fitur Kesehatan: Dashboard Vitals dan Skor Jantung

Galaxy Watch Ultra 2 membawa beberapa fitur kesehatan baru. Tab Vitals di aplikasi Samsung Health menampilkan detak jantung, HRV, SpO2, suhu tubuh, dan laju pernapasan dalam satu tempat. Ada juga skor Heart Health 1-100 yang diperbarui sepanjang hari.

Fitness Index memberi skor 1-100 yang membandingkan kondisi fisikmu dengan rata-rata orang seusia dan sejenis kelamin, dilihat dari lima kategori: kekuatan, kardio, daya tahan, kelenturan, dan komposisi tubuh. Skor saya saat pengujian ada di angka 82, atau "rata-rata".

Pelacakan tidurnya termasuk yang paling detail di antara jam pintar, dan jam ini sudah mendapat izin FDA untuk deteksi sleep apnea — sesuatu yang belum dimiliki Google Pixel Watch terbaru. Yang penting: Samsung tidak memagari fitur-fiturnya di balik langganan bulanan, berbeda dari Google dan Garmin.

Kelemahan: Data Elevasi Sering Dikarang Terlalu Tinggi

Ini masalah paling serius yang saya temukan. Galaxy Watch Ultra 2 cenderung melebih-lebihkan data ketinggian saat merekam aktivitas luar ruang. Saya menemui ini saat bersepeda di Seattle yang berbukit, lalu terulang saat mendaki di Cascade Mountains bersama Garmin Instinct 3 dan Apple Watch Ultra 3.

Kelemahan kedua: tidak ada mode khusus untuk mountain biking dan e-biking, padahal jam ini dijual sebagai jam petualangan outdoor. Untuk lari, jalan, dan bersepeda biasa, akurasinya bagus. Detak jantung juga akurat asal strap dikencangkan dengan benar.

Fitur AI: Gemini dan Gestur Raise to Talk

Google Gemini sudah tertanam langsung di jam ini, dan sejauh yang saya coba, ini asisten suara terbaik di smartwatch saat ini. Dengan akses ke Gmail dan Google Calendar, Gemini bisa menjawab pertanyaan spesifik seperti kapan saudara saya bilang pesawatnya mendarat pekan depan.

Peluncurannya bisa lewat gestur "Raise to talk" — cukup angkat pergelangan tangan, dan asisten langsung aktif. Fitur ini harus dinyalakan dulu di menu pengaturan, tapi begitu aktif, responsnya konsisten.

Baterai 800 mAh: Tembus Hampir 72 Jam

Kapasitas baterainya naik dari 590 mAh ke 800 mAh, terbesar di antara wearable Android. Meski layarnya lebih terang, efisiensi dayanya justru lebih baik dari generasi lama.

  • Rating resmi Samsung: 60 jam per pengisian
  • Hasil pengujian saya: hampir 72 jam dengan always-on display aktif
  • Galaxy Watch Ultra generasi lama: 48 jam
  • Apple Watch Ultra 4: sekitar 50 jam
  • Galaxy Watch 9 (44mm): maksimal 40 jam

Artinya, kamu bisa memakai jam ini hampir tiga hari penuh tanpa mengisi daya, bahkan dengan layar selalu menyala.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan:

  • Layar 5.000 nits, paling terang di kelas smartwatch Android
  • Baterai tahan hampir 72 jam, terbaik di antara jam pintar Android
  • Bersertifikat scuba diving EN13319 dan IP69K, plus dukungan aplikasi Mares
  • Fitur kesehatan lengkap tanpa langganan bulanan
  • Gemini AI dengan gestur Raise to talk yang responsif

Kekurangan:

  • Data elevasi sering terlalu tinggi saat aktivitas outdoor
  • Tidak ada mode khusus mountain biking dan e-biking
  • Bodi tetap terasa besar dan berat untuk pergelangan kecil
  • Harga naik USD 50 dari generasi sebelumnya

Verdict: Cocok untuk Siapa?

Galaxy Watch Ultra 2 adalah pembaruan yang berarti dari generasi pertama. Jam ini lebih tangguh, lebih pintar, dan lebih awet, dengan layar paling terang di kelasnya. Kenaikan USD 50 menurut saya masih masuk akal untuk semua peningkatan itu.

Jam ini cocok buat kamu yang ingin smartwatch Android serba bisa untuk kerja harian, tidur, dan aktivitas luar ruang ringan sampai menengah, tanpa mau bayar langganan bulanan. Kurang cocok buat pendaki serius atau pesepeda gunung yang butuh data elevasi presisi dan mode khusus — untuk kebutuhan itu, Garmin masih lebih tepat. Kalau data elevasi diperbaiki lewat update firmware, jam ini nyaris tanpa cela.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tomsguide.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks