Pencarian

Bupati Gianyar Buka Suara soal Spanduk Kritik Proyek Trotoar Campuhan Ubud: Pemimpin Harus Siap Dibully

Selasa, 02 Juni 2026 • 14:23:09 WIB
Bupati Gianyar Buka Suara soal Spanduk Kritik Proyek Trotoar Campuhan Ubud: Pemimpin Harus Siap Dibully
Bupati Gianyar I Made Mahayastra memberikan komentar terkait spanduk kritik proyek trotoar Campuhan Ubud.

GIANYAR — Fenomena tak biasa terjadi di kawasan pariwisata internasional Jalan Raya Campuhan, Ubud, Gianyar, Bali. Dalam beberapa pekan terakhir, bertebaran spanduk berisi kritik tajam sekaligus dukungan dari warga terkait proyek pembangunan trotoar yang tengah digarap oleh pemerintah daerah.

Spanduk-spanduk itu dipasang di sepanjang jalan yang menjadi salah satu ikon wisata Ubud. Isinya beragam, mulai dari kritik soal desain trotoar yang dinilai mengganggu estetika kawasan, hingga dukungan penuh agar proyek tetap dilanjutkan demi kenyamanan pejalan kaki.

Apa Isi Spanduk yang Dipasang Warga?

Di beberapa titik, spanduk bertuliskan kalimat bernada keras seperti "Trotoar ini merusak pemandangan Campuhan" dan "Kembalikan wajah asli Ubud". Namun di sisi lain, spanduk dukungan juga tak kalah banyak, seperti "Terima kasih Bupati, Ubud kini lebih ramah pejalan kaki" dan "Proyek trotoar bukti Gianyar peduli publik".

Pemasangan spanduk ini dilakukan oleh kelompok warga yang pro dan kontra terhadap proyek senilai miliaran rupiah tersebut. Mereka memanfaatkan pagar proyek dan tiang listrik sebagai media menyuarakan pendapat.

Bupati Mahayastra: Kritik Itu Bagian dari Demokrasi

Menanggapi gelombang protes dan dukungan itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra angkat bicara. Ia menilai fenomena spanduk kritik adalah hal wajar dalam proses pembangunan daerah.

"Seorang pemimpin harus siap dibully. Kalau tidak siap, jangan jadi pemimpin," ujar Mahayastra dalam keterangannya di Gianyar, pekan lalu.

Ia menambahkan bahwa kritik dari warga justru menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah. "Kami tidak alergi dengan kritik. Justru dengan kritik, kami bisa memperbaiki apa yang kurang," lanjutnya.

Proyek Trotoar Campuhan: Antara Estetika dan Fungsi

Proyek trotoar di Jalan Raya Campuhan merupakan bagian dari program penataan kawasan wisata Ubud oleh Pemkab Gianyar. Tujuan utamanya adalah menyediakan jalur pejalan kaki yang aman dan nyaman di salah satu ruas jalan tersibuk di Ubud.

Namun, sebagian warga dan pegiat tata kota menilai desain trotoar yang sedang dibangun kurang selaras dengan karakter budaya dan estetika kawasan Campuhan yang dikenal asri dan alami.

Pemkab Gianyar sendiri belum mengumumkan secara resmi apakah akan ada perubahan desain menyusul gelombang kritik tersebut. Mahayastra hanya menyebut pihaknya akan menampung semua masukan sebelum proyek memasuki tahap akhir.

Hingga berita ini diturunkan, proyek trotoar Campuhan masih terus berjalan. Spanduk-spanduk kritik dan dukungan masih terpasang di sejumlah titik, menjadi pemandangan yang tak terpisahkan dari hiruk-pikuk kawasan wisata Ubud.

Bagikan
Sumber: radarbali.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks