DENPASAR — Ramalan hari baik Hindu Bali untuk Sabtu, 7 November 2026 memuat sejumlah pedoman yang biasa dipakai masyarakat untuk menentukan waktu memulai aktivitas. Sri Bagia menempatkan hari itu sebagai waktu yang baik untuk mulai membina persahabatan. Selain Sri Bagia, terdapat ramalan lain seperti Geni Rawana, Carik Walangati, Kala Caplokan, Kala Beser, Sampi Gumarang Turun, Macekan Wadon, dan Salah Wadi yang masing-masing punya ketentuan berbeda.
Geni Rawana Dukung Pekerjaan yang Memakai Api
Geni Rawana disebut sebagai hari baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Namun hari itu tidak dianjurkan untuk mengatapi rumah, melaspas, atau mengupacarai bangunan baru. Bercocok tanam juga masuk kategori yang tidak disarankan pada Geni Rawana.
Berbeda dengan Geni Rawana, Carik Walangati justru memberi rambu tegas. Hari itu tidak baik untuk melangsungkan pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa atau ngaben, dan membangun rumah.
Kala Caplokan Cocok untuk Membuat Alat Tangkap Ikan
Kala Caplokan menandai waktu baik untuk membuat alat-alat penangkap ikan. Cakupannya meliputi pancing atau kail, jala, jaring, bubu, hingga bahan untuk umpan.
Pada hari yang sama, Kala Beser baik untuk menyadap tirta, mengasah taji, dan tombak. Sebaliknya, Kala Beser tidak baik untuk membuat empangan atau bendungan, serta untuk berbicara yang sifatnya rahasia.
Sampi Gumarang Turun Baik untuk Menanam Padi dan Jagung
Sampi Gumarang Turun disebut sebagai hari baik untuk menanam padi, jagung, dan membangun rumah. Macekan Wadon melengkapi ramalan itu sebagai waktu baik untuk membuat taji, tumbak, keris, dan alat penangkap ikan.
Adapun Salah Wadi menjadi hari yang tidak baik untuk melaksanakan upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya. Ramalan lain yang menyertai hari itu adalah Pararasan Laku Air, Pancasuda Wisesa Segara, Ekajalaresi Manggih Suka, dan Pratiti Bhawa.
Panduan bagi Warga yang Hendak Memulai Aktivitas
Rangkaian ramalan ini lazim dijadikan rujukan sebelum menentukan waktu untuk kegiatan adat maupun pekerjaan sehari-hari. Warga yang berencana membina persahabatan bisa memanfaatkan Sri Bagia pada Sabtu, 7 November 2026. Sementara yang hendak menanam padi atau jagung dapat mengacu pada Sampi Gumarang Turun.
Untuk urusan yang dilarang, Carik Walangati dan Salah Wadi memberi batasan jelas. Pernikahan, ngaben, membangun rumah, hingga upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya sebaiknya tidak dijadwalkan pada hari tersebut.