BALI — Dua pertandingan di Inggris dan Skotlandia musim 2004/05 berakhir dengan skor identik 7-1, dan kiper yang kebobolan di kedua laga itu ternyata orang yang sama-sama pernah membela Manchester City dan Rangers. Ronald Waterreus dan Nick Colgan jadi pusat teka-teki statistik yang belakangan ramai dibahas lagi di media sosial.
Fakta ini sempat tenggelam, lalu muncul kembali di jagat maya. Dua laga berbeda, dua kompetisi berbeda, dua negara berbeda, tapi skornya sama: 7-1. Yang bikin merinding, kiper di kedua pertandingan itu punya benang merah yang sulit diabaikan.
Dua Laga 7-1 di Musim yang Sama
Musim 2004/05 jadi saksi ketika hanya ada dua pertandingan di seluruh Britania Raya, di semua kompetisi, yang berakhir dengan skor 7-1. Angka itu tergolong langka, tapi bukan mustahil. Yang membuatnya aneh adalah siapa yang berdiri di bawah mistar gawang.
Laga pertama terjadi di Piala Liga Inggris. Manchester City menghancurkan Barnsley dengan skor 7-1, dan Ronald Waterreus menjaga gawang City sementara Nick Colgan harus memungut bola tujuh kali dari jaring gawang Barnsley.
Laga kedua juga di Piala Liga, tapi kali ini di Skotlandia. Rangers membantai Dundee United dengan skor yang persis sama, 7-1. Kiper yang kebobolan? Nick Colgan lagi.
Waterreus dan Colgan: Dua Kiper, Satu Pola
Waterreus bukan kiper utama City saat itu. Posisi nomor satu dipegang David James, dan Waterreus hanya tampil segelintir kali. Pada Januari 2005, ia pindah ke Rangers demi mengejar menit bermain lebih banyak.
Colgan nasibnya tak jauh berbeda. Ia bergabung ke Dundee United dengan status pinjaman pada Januari 2005, dan hanya mencatat dua penampilan selama masa pinjaman di sepak bola Skotlandia.
Yang membuat simetri ini makin ganjil: kedua laga 7-1 itu merupakan debut klub bagi Waterreus. Dua pertandingan, dua debut, dua kiper yang sama, dan skor yang identik.
Kebetulan yang Sulit Dijelaskan
Waterreus dan Colgan bukan nama yang sering dibicarakan dalam diskusi kiper kelas dunia. Karier keduanya di klub-klub tersebut singkat, bahkan cenderung terlupakan. Tapi statistik ini membuat nama mereka kembali mencuat.
Fakta ini kembali beredar di media sosial belakangan ini, dan banyak penggemar sepak bola yang baru sadar betapa anehnya kebetulan tersebut. Sebagian menyebutnya sebagai salah satu statistik paling ganjil dalam sejarah sepak bola Britania.
Bagi penggemar teka-teki statistik, kisah Waterreus dan Colgan ini jadi pengingat bahwa sepak bola kadang menyimpan kebetulan yang lebih aneh daripada fiksi. Dua kiper, dua debut, dua laga 7-1, dan satu benang merah yang bertahan dua dekade.