AMLAPURA — Kebakaran pertama kali muncul dari bagian dapur saat rumah dalam keadaan kosong. Pemilik sedang berjualan di pasar ketika api mulai membesar.
Kepala Desa Duda Timur, I Gede Pawana, menyebut warga sekitar yang lebih dulu melihat kobaran api langsung berupaya memadamkannya dengan alat seadanya. Mereka menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Angin Kencang Bikin Api Cepat Merambat ke Rumah Tetangga
Kondisi angin yang berembus kencang mempercepat jalaran api ke bangunan di sekitarnya. Rumah milik I Nengah Diarta yang berada tepat di sebelah lokasi kejadian turut terbakar.
"Untungnya petugas Damkar cepat tiba dan langsung melakukan upaya pemadaman," kata Pawana.
Dapur dan sebagian bangunan rumah Widiyanta hangus terbakar. Pawana memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materil," sebutnya.
Damkartan Karangasem Kerahkan 3 Armada dan 10 Personel
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem mengerahkan 3 unit armada dengan 10 personel untuk menjinakkan si jago merah. Api baru berhasil dipadamkan total setelah menghabiskan pasokan air sekitar 8 ribu liter.
Penyebab pasti kebakaran masih diduga kuat berasal dari korsleting arus listrik di bagian dapur. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama saat rumah ditinggal dalam waktu lama.