Pencarian

Manchester United Baru Raih 7 Poin dari 8 Laga, Terburuk Sejak 1986/1987

Senin, 26 Oktober 2026 • 16:54:02 WIB
Manchester United Baru Raih 7 Poin dari 8 Laga, Terburuk Sejak 1986/1987
Manchester United mengoleksi tujuh poin dari delapan laga awal Premier League 2026/2027, terendah sejak musim 1986/1987.

BALI — Manchester United mengumpulkan tujuh poin dari delapan pertandingan pertama Premier League 2026/2027, torehan terendah Setan Merah pada fase yang sama sejak musim 1986/1987. Kekalahan 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, Minggu (25/10/2026) malam WIB, menutup rentetan hasil buruk yang membuat MU belum sekali pun menang dalam delapan laga terakhir di semua kompetisi.

Rincian delapan laga awal Premier League musim ini memperlihatkan satu kemenangan, empat hasil imbang, dan tiga kekalahan. Angka tujuh poin itu jauh di bawah standar klub sekelas Manchester United, dan menurut statistik Opta menjadi perolehan terendah mereka setelah delapan pertandingan sejak 1986/1987, ketika Setan Merah hanya mengoleksi empat poin.

Kekalahan dari Bournemouth menambah panjang daftar masalah. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Old Trafford tak cukup membantu MU menghindari hasil buruk, dan skor 0-3 menegaskan kerapuhan lini belakang yang sudah berlangsung beberapa musim.

Tujuh Kekalahan Kandang Telak Sejak 2023/2024

Opta mencatat satu statistik yang sulit dibantah soal rapuhnya MU di kandang. Sejak musim 2023/2024, tidak ada tim Premier League yang kalah di kandang dengan selisih tiga gol atau lebih di semua kompetisi sebanyak Manchester United, yakni tujuh kali.

"Sejak musim 2023/2024, tidak ada tim di Premier League yang mengalami kekalahan kandang dengan selisih tiga gol atau lebih di semua kompetisi sebanyak Manchester United, yakni tujuh kali," demikian catatan Opta.

Kekalahan 0-3 dari Bournemouth menjadi contoh terbaru. Pola yang sama berulang: MU kesulitan menguasai pertandingan di Old Trafford dan kerap hancur ketika lawan menekan sejak awal.

Delapan Laga Tanpa Kemenangan di Semua Kompetisi

Masalah MU tidak berhenti di Premier League. Rentetan delapan pertandingan tanpa kemenangan mencakup enam laga liga domestik dan dua pertandingan Liga Champions, dengan kekalahan berurutan dari Atletico Madrid dan Como.

Rangkaian hasil itu menempatkan MU pada posisi yang belum pernah dialami dalam hampir empat dekade di fase awal musim. Konsistensi yang dicari pelatih belum muncul, baik dari segi hasil maupun performa.

Empat Laga Berat Menanti: Chelsea hingga Liverpool

Jadwal empat pertandingan berikutnya tidak memberi ruang bernapas. Manchester United akan menghadapi Chelsea, AS Roma, Aston Villa, dan Liverpool, lawan-lawan yang di atas kertas jauh lebih menantang dibanding delapan lawan sebelumnya.

Bagi MU, rentetan itu menjadi ujian sekaligus peluang. Kemenangan di salah satu laga besar bisa mengubah arah musim, tetapi kekalahan beruntun berisiko memperdalam krisis poin yang sudah tercipta di delapan pekan pertama.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks