Pencarian

200 Siswa SD di Jimbaran Badung Tuangkan Impian Desa Lewat Lomba Mengarang di Pekan CERIA

Jumat, 30 Oktober 2026 • 14:16:32 WIB
200 Siswa SD di Jimbaran Badung Tuangkan Impian Desa Lewat Lomba Mengarang di Pekan CERIA
Siswa SD di Jimbaran mengikuti lomba mengarang bertema "Impianku untuk Desa Jimbaran yang Terbaik" dalam Pekan CERIA.

JIMBARAN — Sebanyak 200 siswa SD dari sejumlah sekolah di kawasan Jimbaran, Badung, menuliskan gagasan dan harapan mereka soal masa depan desa dalam lomba mengarang bertema "Impianku untuk Desa Jimbaran yang Terbaik". Peserta berasal dari kelas IV hingga VI, dan karya mereka dinilai oleh dewan juri yang dipimpin Yudha Bantono.

Pekan CERIA merupakan singkatan dari Children and Environment: Stories of Sustainability. Rangkaian acara ini digagas Yayasan Jimbaran Hijau bersama UPT Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung serta Desa Adat Jimbaran.

Apa Itu Pekan CERIA dan Siapa yang Menggagasnya

Pekan CERIA digelar untuk memberi ruang bagi anak-anak menyampaikan harapan mengenai Jimbaran yang lebih baik melalui tulisan. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan edukasi lingkungan dan budaya yang mengarah pada penyelenggaraan Jimbafest 2027.

CEO dan Founder Jimbaran Hijau, Putu Agung Prianta, menekankan pentingnya keotentikan dalam membangun ruang hidup. "Kami membangun Jimbaran Hijau dengan visi keotentikan sebagai kawasan 'live and learn' yang berakar kuat pada ide keberlanjutan. Pekan CERIA adalah wujud nyata bagaimana ruang publik dapat menjadi wahana belajar yang hidup bagi generasi penerus," ujarnya.

Angklung SLB hingga Literasi Finansial Meriahkan Pembukaan

Pembukaan Pekan CERIA tidak hanya diisi lomba mengarang. Penampilan angklung dari SLB Negeri 1 Badung turut memeriahkan acara, disusul lokakarya interaktif.

Sejumlah lokakarya digelar, mulai dari pengenalan Asta Kosala Kosali, Terra Cards, literasi finansial bersama blu by BCA Digital, hingga sesi Read Aloud. Materi-materi tersebut dirancang agar anak-anak mengenal budaya lokal sekaligus keterampilan dasar pengelolaan keuangan.

13 Tahun Jimbaran Hijau Tanamkan Pendidikan Karakter Hijau

Agung yang juga Founder Natadesa Resort Residence menyebut acara ini sejalan dengan visi Jimbaran Hijau sebagai kawasan yang memfasilitasi pembelajaran sepanjang hayat atau lifelong learning. "Selama 13 tahun, Jimbaran Hijau konsisten menanamkan kepedulian lingkungan dan pendidikan karakter hijau kepada anak-anak sejak dini," ujar Agung.

Jimbaran Hijau mengajak lembaga nirlaba, komunitas, dan pemerintah berkolaborasi membangun ekosistem kawasan yang sirkular dan berkelanjutan. Di tengah laju pembangunan, kata Agung, menjaga keotentikan Bali tetap menjadi pegangan. "Pembangunan modern harus berjalan seimbang dengan akar budaya dan kelestarian alam, sesuai filosofi Tri Hita Karana," tegasnya.

NGO Showcase hingga Pasar Lokal di Jimbaran Weekend Market

Selain kegiatan edukasi, Pekan CERIA menghadirkan ruang dialog kritis melalui sejumlah talkshow inspiratif dan NGO Showcase. Publik dipertemukan dengan gerakan nirlaba seperti Five Pillar Initiative, Bersama Adya, Terratide, Maha Bhoga Marga, Rotary Club District 3420, Yayasan Penyu Indonesia, Umah Pupa, Suaka dari Youth Urban Participation, hingga Green Books.

Berbagai isu dibahas dalam forum tersebut, mulai dari konservasi ekologi, restorasi lingkungan, hingga gagasan kota sirkular. Rangkaian acara berlanjut pada 30–31 Oktober 2026 melalui Jimbaran Weekend Market Special Edition.

Pengunjung dapat menikmati pasar lokal dan mengikuti lokakarya seni seperti Cake Painting, Beading Party, serta pembuatan bandana Halloween. Ketua Yayasan Jimbaran Hijau, Yusea Eka Prasetya, menyebut pelibatan anak-anak dalam pendidikan lingkungan merupakan bagian dari komitmen Jimbafest. "Melalui kegiatan ini, nilai-nilai keberlanjutan diharapkan tumbuh secara alami dalam kehidupan sehari-hari generasi muda," ujarnya.

Jimbafest sendiri dibangun dari dan untuk masyarakat. Setiap tahun format kompetisi dieksplorasi, mulai dari menggambar, menari, baleganjur, hingga tahun ini lomba mengarang. Puncaknya dijadwalkan pada Jimbafest 2027, dengan harapan anak-anak Jimbaran tumbuh sebagai penjaga alam dan budayanya sendiri.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dutabalinews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks