Pencarian

Terminal Pesiapan Tabanan 88,50 Persen, Rp 30 Miliar Disiapkan untuk Pasar Senggol hingga Pasar Mobil

Rabu, 28 Oktober 2026 • 06:48:31 WIB
Terminal Pesiapan Tabanan 88,50 Persen, Rp 30 Miliar Disiapkan untuk Pasar Senggol hingga Pasar Mobil
Kepala Dinas PUPR Tabanan I Gde Made Partana meninjau progres pembangunan Terminal Pesiapan yang mencapai 88,50 persen.

TABANAN — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tabanan, I Gde Made Partana, menyebut capaian pengerjaan sejauh ini menunjukkan perkembangan positif. Selisih 0,34 persen di atas rencana membuat pekerjaan kini masuk fase penyelesaian fisik bangunan dan pemasangan ornamen.

Pekerjaan yang tersisa bukan lagi struktur utama. Fokusnya mengarah ke detail arsitektural sebelum kawasan difungsikan.

Apa Saja yang Sudah Dikerjakan di Terminal Pesiapan

Partana merinci sejumlah pekerjaan fisik yang telah tuntas, mulai dari pondasi dasar dan rangka bangunan. Petugas juga sudah memasang dinding batu bulat berpola acak (random) serta pasangan bata pres.

Pemasangan cawan polos dan bermotif turut dilakukan untuk memperkuat tampilan bangunan. Ornamen menjadi bagian penting karena kawasan ini disiapkan bukan sekadar sebagai terminal, melainkan pusat ekonomi.

"Progres pembangunan sangat positif mencapai 88,50 persen. Sudah melampaui target yang direncanakan sebesar 88,16 persen," ujar Partana, Selasa (27/10).

Pasar Senggol hingga Pasar Mobil Disiapkan di Dalam Kawasan

Penataan kawasan Terminal Pesiapan dibangun di atas lahan seluas lebih dari 1,5 hektare. Di dalamnya disiapkan sejumlah zona usaha, termasuk Pasar Senggol dan pasar mobil.

Dua fasilitas itu menjadi penanda bahwa kawasan tidak hanya melayani angkutan umum. Warga Tabanan akan mendapat ruang baru untuk berdagang dan bertransaksi kendaraan.

Anggaran yang digelontorkan untuk proyek ini mencapai Rp 30 miliar. Nominal sebesar itu menempatkan Terminal Pesiapan sebagai salah satu belanja infrastruktur terbesar Pemkab Tabanan pada tahun anggaran berjalan.

Target Rampung Desember 2026 Sesuai Kontrak Kerja

Partana menegaskan tenggat penyelesaian sudah tertuang dalam kontrak dengan pihak kontraktor. Tidak ada perpanjangan waktu yang dibicarakan sejauh ini.

"Target kami rampung pada Desember 2026 sesuai dengan kontrak kerja yang sudah disepakati dengan pihak kontraktor," katanya.

Dengan sisa waktu sekitar dua bulan, pekerjaan ornamen dan penyelesaian fisik menjadi penentu. Jika rampung sesuai jadwal, kawasan ini mulai beroperasi penuh awal 2027.

Bagi warga Desa Dauh Peken dan sekitarnya, dampak langsungnya adalah perubahan fungsi kawasan. Terminal yang sebelumnya identik dengan titik naik-turun penumpang akan bergeser menjadi simpul ekonomi dengan pasar rakyat di dalamnya.

Mengapa Proyek Ini Disebut Pusat Ekonomi Baru

Penataan kawasan mengubah tata ruang terminal secara menyeluruh, bukan sekadar merenovasi bangunan lama. Zona dagang ditempatkan menyatu dengan area transportasi agar ada perputaran orang setiap hari.

Pola itu lazim dipakai pemda untuk menaikkan retribusi pasar dan menertibkan pedagang yang selama ini berjualan di badan jalan. Namun dampaknya bergantung pada kesiapan pengelolaan setelah proyek selesai.

Pemkab Tabanan belum merinci skema pengelolaan dan tarif retribusi kawasan. Yang sudah pasti, pekerjaan konstruksi berada di jalur yang lebih cepat dari rencana.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarbadung.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks