Pencarian

Pramuka Buleleng Terima Lencana Melati, Kakwarcab Gede Suyasa Tekankan Kaderisasi Generasi Muda

Senin, 31 Agustus 2026 • 09:18:01 WIB
Pramuka Buleleng Terima Lencana Melati, Kakwarcab Gede Suyasa Tekankan Kaderisasi Generasi Muda
Ketua Kwarcab Buleleng Gede Suyasa menerima Lencana Melati dari Kwartir Nasional pada puncak Hari Pramuka ke-65 di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Minggu (30/8).

SINGARAJA — Penghargaan tertinggi Gerakan Pramuka di tingkat nasional akhirnya disandang Ketua Kwarcab Buleleng, Gede Suyasa. Lencana Melati dari Kwartir Nasional dikalungkan langsung oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, dalam acara puncak Hari Pramuka ke-65 di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Minggu (30/8). Penghargaan ini tak hanya menjadi simbol prestasi pribadi, tetapi juga cermin kerja keras seluruh jajaran pengurus di Kabupaten Buleleng.

Pengakuan Atas Dedikasi Membina Anggota Muda

Bagi Gede Suyasa yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, anugerah ini bukan sekadar seremoni. Ia menyebut penghargaan tersebut sebagai faktor pendorong untuk terus mengabdi dan memajukan gerakan kepanduan di Bumi Panji Sakti. “Penghargaan ini menjadi salah satu faktor untuk meningkatkan kembali motivasi mengabdi dalam memajukan pramuka di Buleleng,” ujarnya di sela acara.

Suyasa tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang selama ini konsisten menjalankan program kerja. “Saya juga ucapkan terima kasih kepada pengurus pramuka kwarcab Buleleng atas dukungan dan semangat pengabdiannya sehingga seluruh program kerja kwarcab Buleleng dapat terlaksana dengan baik,” lanjut pria yang akrab disapa Kakwarcab tersebut.

Bukan Hanya Kakwarcab, Pengurus Lain Juga Raih Penghargaan

Semangat pengabdian di tubuh Pramuka Buleleng ternyata tidak hanya datang dari pimpinannya. Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Bina Muda Kwarcab Buleleng, I Made Jimat, juga menerima Lencana Melati dari Kwarnas. Pria yang kesehariannya menjabat Kepala SMPN 6 Singaraja ini dinilai berdedikasi dalam membina pramuka penggalang di wilayah setempat.

Selain dua lencana melati tersebut, Kwarda Bali juga menyerahkan 29 penghargaan Pancawarsa IV kepada anggota yang telah mengabdi selama 20 tahun lebih. Acara ini sekaligus menjadi momen pelepasan 32 pramuka penggalang asal Buleleng yang mendapatkan Tanda Ikut Serta (Tiska) Jambore Nasional XII. Mereka akan mewakili daerah dalam ajang pertemuan besar pramuka tingkat nasional.

Regenerasi Kepramukaan di Buleleng Berjalan Konsisten

Serangkaian penghargaan ini menunjukkan bahwa kaderisasi di Kwarcab Buleleng berjalan berkelanjutan. Mulai dari pembina hingga anggota muda, semuanya mendapat ruang untuk berkembang dan diakui kinerjanya. Lewat program pembinaan yang dinilai berjalan baik, Pramuka Buleleng diharapkan terus melahirkan generasi yang tangguh, mandiri, dan berjiwa kepemimpinan.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks