BALI — Langkah ini diambil di tengah meningkatnya kebutuhan industri pengolahan mineral akan kepastian arus logistik. Dengan fasilitas yang lebih terkelola, Pelindo berharap Pelabuhan Kendari bisa menjadi simpul utama distribusi komoditas nikel, bukan hanya untuk bahan mentah tapi juga produk turunannya.
Sinergi Strategis untuk Hilirisasi Mineral
Kerja sama ini ditandatangani langsung oleh General Manager Pelindo Regional 4 Kendari, Herryanto, dan Direktur PT Indo Konstruksi Mineral, Dian Hadinata. Penandatanganan disaksikan oleh Senior Vice President Kerja Sama Usaha dan Pembinaan Anak Perusahaan PT Pelindo Multi Terminal (PMT), I Wayan Wirawan.
I Wayan menegaskan bahwa kolaborasi ini dirancang untuk mengoptimalkan aset pelabuhan milik negara. "Kerja sama ini diharapkan memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan serta mendorong peningkatan arus barang melalui Pelabuhan Kendari," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Makassar.
Pelindo berkomitmen memberikan layanan yang andal dan aman sesuai kebutuhan pengguna jasa. Ini sejalan dengan agenda pemerintah mempercepat hilirisasi industri mineral di dalam negeri.
Pelabuhan Kendari Siap Jadi Pintu Ekspor Produk Smelter
Pelindo tidak berhenti pada layanan bongkar muat bijih nikel mentah. Perusahaan membuka peluang lebih luas agar Pelabuhan Kendari menjadi titik pengiriman produk hasil olahan smelter milik PT IKM.
"Ke depan, hasil olahan smelter PT IKM juga kami harapkan dapat dikirim melalui Pelabuhan Kendari sehingga tercipta kesinambungan arus logistik dari bahan baku hingga produk hasil pengolahan," kata I Wayan.
Jika terealisasi, skema ini akan memperkuat posisi Pelabuhan Kendari sebagai pintu distribusi komoditas unggulan Sulawesi Tenggara. Nilai tambah logistik pun dinilai bakal meningkat signifikan karena muatan tidak lagi kosong saat kembali ke luar daerah.
Standar Keselamatan dan Efisiensi Jadi Prioritas
Herryanto memastikan pihaknya siap menjalankan seluruh layanan sesuai standar operasional yang ketat. Aspek keselamatan, kepatuhan regulasi, dan efisiensi menjadi perhatian utama dalam setiap aktivitas di pelabuhan.
"Pelabuhan Kendari memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas perekonomian dan industri di Sulawesi Tenggara. Kami ingin memastikan kebutuhan PT IKM terhadap lahan penumpukan dan pelayanan bongkar muat dapat dipenuhi secara profesional," tuturnya.
Komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan PT IKM juga akan terus diperkuat. Hal ini dinilai krusial untuk menjaga kelancaran operasional jangka panjang serta membuka peluang kolaborasi baru di masa mendatang.
Komitmen IKM Jaga Kepatuhan Lingkungan
Direktur PT Indo Konstruksi Mineral, Dian Hadinata, menyambut baik dukungan fasilitas dari Pelindo. Menurutnya, kepastian layanan logistik menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran operasional perusahaan.
"Kami mengapresiasi dukungan Pelindo dan berharap pelayanan di Pelabuhan Kendari dapat berjalan efektif, aman, serta sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan," ujar Dian.
PT IKM berkomitmen mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, termasuk standar keselamatan, keamanan, dan lingkungan di kawasan pelabuhan. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan utilisasi fasilitas pelabuhan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas logistik nasional dan optimalisasi aset BUMN di sektor maritim.