TABANAN — Perjalanan Pascal Morabito mengumpulkan kekayaan budaya Nusantara berlangsung selama tiga setengah dekade. Pria asal Nice itu menjelajahi sembilan pulau di Indonesia, mulai dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Bali, hingga Papua, untuk mengoleksi benda-benda bersejarah.
Galeri yang berlokasi di kawasan Nuanu Creative City itu tidak sekadar menjadi ruang pajangan. Pascal menyebut koleksinya memiliki nilai sejarah dan budaya yang merepresentasikan keberagaman masyarakat Indonesia.
"Koleksi ini tidak hanya menjadi pajangan, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang menggambarkan keberagaman masyarakat Nusantara," kata Pascal Morabito, Sabtu (15/8/2026).
Batu Ukir Toraja Jadi Koleksi Termahal
Salah satu artefak yang menjadi primadona galeri berasal dari Toraja, Sulawesi Selatan. Benda tersebut berupa batu dengan ukiran wajah dan figur kerbau khas Toraja yang dikenal dengan nama Badabada.
Harga yang dipatok untuk artefak ini mencapai Rp 625 juta. Pascal mengaku telah mengoleksi batu tersebut selama 20 tahun terakhir.
"Saya mengoleksi ini selama 20 tahun. Secara tradisional, benda ini memiliki fungsi sebagai alat untuk menumbuk kopi," ujarnya.
Koleksi Lain dan Harga yang Ditawarkan
Selain Badabada, galeri ini menyimpan beragam senjata tradisional seperti keris dan parang dari berbagai daerah. Topeng-topeng adat dari sejumlah wilayah di Indonesia juga menjadi bagian dari koleksi yang dipamerkan.
Tidak semua artefak dibanderol dengan harga tinggi. Sebagian koleksi lain ditawarkan mulai dari harga sekitar Rp 500 ribu, sehingga pengunjung yang berminat memiliki benda tradisional bisa memilih sesuai kantong.
Galeri Nusantara Jadi Ruang Edukasi Budaya
Keberadaan The Gallery Nusantara di Tabanan dinilai menjadi ruang alternatif untuk memperkenalkan kekayaan artefak tradisional Indonesia kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan asing yang berkunjung ke Bali.
Selain dipajang, sejumlah artefak di galeri ini juga diperjualbelikan. Langkah itu membuka peluang bagi kolektor lokal maupun mancanegara untuk ikut melestarikan benda-benda budaya Nusantara dengan cara memilikinya secara sah.
Nuanu Creative City sendiri merupakan kawasan kreatif yang berada di kawasan pesisir Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan. Lokasinya yang tidak jauh dari kawasan wisata pantai membuat galeri ini mudah diakses oleh wisatawan yang tengah berlibur di Bali selatan.