BANGLI — Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta membuka secara resmi Program TMMD Ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Rabu (15/7/2026). Upacara pembukaan ditandai dengan penandatanganan naskah penyerahan pekerjaan dari Pemkab Bangli kepada Dansatgas TMMD, penyematan tanda peserta, dan pemukulan gong oleh bupati.
Lima Sasaran Fisik dan Belasan Kegiatan Nonfisik Dikerjakan
Dansatgas TMMD Ke-129, Dandim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, menjelaskan bahwa selama sebulan penuh pihaknya akan mengerjakan lima sasaran fisik dan 12 kegiatan nonfisik. Selain itu, terdapat sejumlah program unggulan TNI AD yang menyasar kebutuhan dasar warga.
“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat,” ujar Letkol Inf Yugi Prastawa dalam sambutannya.
Program Tambahan: RTLH, MCK, hingga Penanganan Stunting
Dandim merinci sejumlah sasaran tambahan yang akan dikerjakan. Di antaranya pembangunan lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), rehabilitasi lima unit MCK, serta penyediaan lima titik air bersih melalui program TNI AD Manunggal Air Bersih (TMAB).
Program ini juga menyasar percepatan penurunan stunting, pembersihan fasilitas umum dan fasilitas sosial, ketahanan pangan, serta penanaman pohon melalui program TNI AD Bersatu Dengan Alam. “Seluruh program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan,” jelasnya.
Bupati Ajak Warga Gotong Royong Rawat Hasil Pembangunan
Bupati Sang Nyoman Sedana Arta mengapresiasi sinergi antara TNI, Polri, Pemkab Bangli, dan seluruh elemen masyarakat dalam program ini. Ia menekankan bahwa TMMD adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang telah terbukti memberikan manfaat besar.
“Saya mengajak seluruh masyarakat agar bersama-sama mendukung, menjaga semangat kebersamaan, dan merawat seluruh hasil pembangunan yang nantinya diwujudkan melalui program TMMD ini,” kata Sedana Arta. Ia menambahkan bahwa hasil pembangunan harus menjadi aset bersama yang memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Hadir dalam upacara pembukaan, antara lain Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Sekda Bangli I Dewa Bagus Riana Putra, Kapolres Bangli AKBP James Irianov Syaloom Rajagukguk, serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat. Sekitar 300 peserta mengikuti rangkaian upacara di Desa Sekardadi.