BADUNG — Suasana pagi di Desa Wisata Carangsari berubah menjadi lautan manusia saat Universitas Dhyana Pura (Undhira) menggelar Undhira Run 5K. Ribuan pelari dari berbagai daerah tampak antusias memadati garis awal sejak pagi buta, Minggu (5/7/2026).
Event ini bukan sekadar kompetisi lari biasa. Mengusung tajuk “Against Diabetes”, Undhira sengaja merancang rute yang menyuguhkan paket lengkap: napak tilas sejarah Pahlawan I Gusti Ngurah Rai, atmosfer budaya dan tradisi, serta pemandangan persawahan hijau yang asri.
Bukan Sekadar Lari, Ada Misi Kesehatan dan Sejarah
Sebelum bendera start dikibarkan, para peserta dihibur dengan penampilan Tari Topeng, kesenian tradisi khas Carangsari. Sesi stretching massal yang dipandu race director turut memeriahkan pemanasan.
Pelepasan peserta dilakukan oleh Bupati Badung Adi Arnawa yang diwakili Camat Petang, AA Ngurah Darma Putra. Hadir pula unsur Forkopimda, Kepala Desa Carangsari Made Sudana, Rektor Undhira Prof. Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, serta jajaran pengurus yayasan. Suasana pecah saat suara party popper berdentum menandai dimulainya perlombaan.
Dampak Ekonomi dan Promosi Desa Wisata
Kepala Desa Carangsari, Made Sudana, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan Undhira yang memilih desanya sebagai tuan rumah. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi angin segar bagi promosi pariwisata lokal.
“Selain mengampanyekan gerakan lawan diabetes, event ini berdampak langsung pada ekonomi dan popularitas Desa Wisata Carangsari. Kami masyarakat desa sangat mendukung, dan berharap agenda ini bisa bertransformasi menjadi event tahunan,” ujar Sudana.
Undhira Siapkan Program Pengabdian Berkelanjutan
Sinyal positif itu langsung disambut Rektor Undhira, Prof. Rai Utama. Ia menegaskan Undhira Run 5K hanyalah pemantik awal. Ke depan, pihaknya berkomitmen menggebrak Carangsari dengan berbagai program pengabdian masyarakat yang nyata dan berkelanjutan.
“Kami tidak hanya datang membawa event lari. Undhira memiliki Fakultas Kedokteran, prodi Perhotelan, Manajemen, Fisioterapi, dan seluruh program studi yang siap diterjunkan untuk mengabdi di sini. Ini adalah pembuka dari kolaborasi jangka panjang kami dengan Desa Wisata Carangsari,” tegas Prof. Rai Utama.
Suksesnya acara tidak lepas dari sinergi antara Yayasan Dhyana Pura (YDP), civitas akademika Undhira, Pemerintah Desa Wisata Carangsari, serta dukungan sejumlah sponsor.
Pendaftaran Mahasiswa Baru Masih Dibuka hingga Agustus 2026
Di sisi lain, Undhira juga membuka kesempatan bagi calon mahasiswa. Hingga 29 Agustus 2026, Gelombang Ke-3 pendaftaran mahasiswa baru masih buka. Tersedia 7 program beasiswa, di antaranya Beasiswa Prestasi & PIP/KIP Kuliah, Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (1K1S), Beasiswa Nak Badung, hingga Beasiswa Pemda Mahakam Hulu Kalimantan Timur.
Bagi yang mendaftar ulang, akan mendapatkan diskon 10 persen sarana dan prasarana. Undhira memiliki 5 fakultas, 20 program studi, dan sejak Juli 2025 resmi memiliki Program Studi Kedokteran.