BALI — Kebakaran yang melanda RW 004 dan RW 005 Kelurahan Kebon Kosong itu membuat 35 lansia, 90 balita, serta 53 anak usia SD terpaksa mengungsi. Data sementara mencatat 60 anak SMP dan 22 pelajar SMA/SMK juga menjadi korban, bersama 414 warga dewasa lainnya. Angka ini menjadi dasar bagi Polri untuk menyasar seluruh kelompok rentan dalam penyaluran bansos tahap awal.
“Saya mewakili Bapak Kapolri, termasuk juga panitia HUT Bhayangkara, hari ini menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak, khususnya kebakaran,” ujar Irjen Pol. Agus Suryonugroho di lokasi pengungsian.
Bukan Sekadar Sembako, Ada Bedah Rumah hingga Air Bersih
Penyerahan bansos ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-80 Bhayangkara yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”. Kakorlantas merinci, selain paket sembako, institusi kepolisian telah menyiapkan program kemanusiaan lain yang akan berjalan serentak di seluruh Indonesia.
“Ada nanti juga bedah rumah, ada bakti religi, termasuk juga penyediaan air, nanti di seluruh Indonesia. Oleh sebab itu dengan bantuan sosial ini tentunya Polri harus dekat dengan masyarakat dan kami mohon doa restu,” lanjut Agus.
Program bedah rumah menjadi salah satu kegiatan unggulan. Ditargetkan sebanyak 80 unit rumah akan direnovasi secara bertahap di tingkat Mabes, Polda, hingga Polres. “Bedah rumah se-Indonesia kurang lebih nanti 80. Ini sudah kita rencanakan nanti akan dilakukan di polda-polda dan di polres-polres,” ungkapnya.
Warga: Polri Hadir di Tengah Kesulitan
Sejumlah warga yang menerima bantuan mengaku lega. Salah seorang korban mengatakan, perhatian dari jajaran kepolisian sangat berarti di tengah masa pemulihan pascakebakaran. “Polri benar-benar hadir untuk masyarakat. Kami merasakan perhatian dan kepedulian yang besar setelah musibah ini terjadi,” ujarnya.
Dalam penyerahan bansos, Kakorlantas didampingi oleh Sespusdokkes Polri Brigjen Pol. dr. Nariyana serta jajaran Pejabat Utama Korlantas. Mereka meninjau langsung kondisi pengungsian dan memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.
Agus menambahkan, seluruh rangkaian bakti sosial ini diharapkan mampu mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik. “Semoga dengan bakti Bhayangkara yang ke-80 ini, Polri semakin dicintai oleh masyarakat, Polri selalu dekat dengan masyarakat dan tentunya Polri akan lebih profesional untuk melaksanakan tugas-tugas ke depan,” tutupnya.