BALI — Per 8 Juni 2026, Apple Indonesia memberlakukan harga baru untuk jajaran iPhone 17 dan beberapa model lawas. Data dari kanal ritel resmi menunjukkan pola yang tidak seragam: seri termahal naik, pendahulunya justru turun.
iPhone 17 Pro Max Paling Terpukul, Naik Rp 750.000
Varian tertinggi iPhone 17 Pro Max 256 GB mencatat kenaikan terbesar. Harganya melonjak dari Rp 26.249.000 pada 25 Mei menjadi Rp 26.999.000. Kenaikan serupa juga terjadi pada varian 512 GB yang kini dibanderol Rp 31.499.000.
iPhone 17 Pro Max 1 TB naik Rp 400.000 menjadi Rp 35.899.000. Varian 2 TB bertambah Rp 260.000 menjadi Rp 44.759.000. Tidak satu pun varian iPhone 17 series yang mengalami penurunan harga di periode ini.
iPhone 17 Biasa Ikut Naik, iPhone Air Naik Bertahap
iPhone 17 256 GB naik sekitar Rp 360.000 dari Rp 17.279.040 menjadi Rp 17.639.020. Untuk jajaran iPhone Air, kenaikan berkisar Rp 250.000 hingga Rp 390.000 tergantung kapasitas penyimpanan. Varian 256 GB kini Rp 16.999.000, 512 GB Rp 21.749.000, dan 1 TB Rp 25.999.000.
iPhone 16 Justru Turun, Diskon hingga Rp 840.000
Berbeda dengan lini terbaru, iPhone 16 reguler menjadi pilihan menarik bagi pembeli yang mengincar harga lebih ramah. iPhone 16 128 GB turun Rp 500.000 dari Rp 14.999.000 menjadi Rp 14.499.000. Varian 512 GB bahkan turun lebih dalam, Rp 840.000, dari Rp 20.499.000 menjadi Rp 19.659.000.
Strategi Harga yang Tidak Biasa
Kenaikan harga iPhone 17 di tengah siklus hidup produk yang masih muda cukup menarik perhatian. Biasanya, harga ponsel Apple cenderung turun setelah beberapa bulan beredar. Namun, faktor nilai tukar rupiah dan biaya impor komponen kerap memicu fluktuasi harga di pasar Indonesia.
Bagi pengguna yang tidak membutuhkan fitur terbaru iPhone 17, iPhone 16 di harga Rp 14,4 jutaan menjadi tawaran sulit ditolak. Sebaliknya, jika mengincar performa tertinggi dan kapasitas penyimpanan besar, siapkan anggaran tambahan hingga Rp 750.000 dari harga sebelumnya.