Pencarian

Pemkab Badung Luncurkan Beasiswa Nak Badung 2026 pada 9 Juni, Kuota 450 Penerima Prioritas Anak Petani

Selasa, 02 Juni 2026 • 14:23:22 WIB
Pemkab Badung Luncurkan Beasiswa Nak Badung 2026 pada 9 Juni, Kuota 450 Penerima Prioritas Anak Petani
Pemkab Badung resmi meluncurkan Beasiswa Nak Badung 2026 dengan kuota 450 penerima prioritas anak petani.

MANGUPURA — Pemkab Badung menyiapkan skema baru dalam program Beasiswa Nak Badung tahun 2026. Anak petani menjadi prioritas utama dari total 450 kuota yang akan dibuka pada 9 Juni mendatang.

Keputusan ini diambil setelah evaluasi program tahun sebelumnya. Pemkab menilai kelompok anak petani selama ini kurang terwakili dalam akses pendidikan tinggi akibat kendala ekonomi dan geografis.

Verifikasi Faktual: Bukan Sekadar Administrasi

Berbeda dari program beasiswa pada umumnya, Beasiswa Nak Badung 2026 menerapkan verifikasi faktual lapangan. Tim pemkab akan turun langsung ke rumah calon penerima untuk memvalidasi data.

Proses ini mencakup pengecekan status orang tua sebagai petani aktif, kondisi ekonomi keluarga, serta komitmen akademik calon penerima. Pemkab ingin memastikan bantuan tepat sasaran.

“Kami tidak hanya mengandalkan berkas. Tim akan datang ke sawah, ke rumah, melihat langsung,” ujar pejabat Dinas Pendidikan setempat dalam keterangan resmi.

Mengapa Anak Petani Jadi Prioritas?

Data internal Pemkab Badung menunjukkan angka partisipasi sekolah menengah ke atas di kalangan anak petani masih di bawah rata-rata kabupaten. Banyak dari mereka harus bekerja membantu orang tua sejak usia sekolah.

Program ini dirancang untuk memberi kesempatan kedua. Anak petani yang punya potensi akademik namun terkendala biaya bisa melanjutkan ke jenjang diploma atau sarjana.

Pemkab juga menggandeng beberapa perguruan tinggi di Bali untuk menyediakan jalur khusus bagi penerima beasiswa ini.

450 Kuota: Seleksi Berlapis

Dari total 450 kuota, pemkab belum merinci pembagian per kecamatan. Namun, proses seleksi akan dilakukan secara berlapis mulai dari verifikasi administrasi, wawancara, hingga kunjungan lapangan.

Pendaftaran dibuka mulai 9 Juni 2026 melalui portal resmi Pemkab Badung dan kantor dinas pendidikan di masing-masing kecamatan. Pemkab mengimbau calon pendaftar menyiapkan dokumen pendukung seperti Kartu Tani atau surat keterangan dari kelompok tani setempat.

Bagi anak petani yang tidak memiliki akses internet, pemkab menyediakan posko pendaftaran offline di setiap desa.

Investasi Jangka Panjang SDM Badung

Beasiswa Nak Badung bukan sekadar bantuan biaya kuliah. Penerima diwajibkan mengikuti program pembinaan dan magang di instansi atau perusahaan mitra pemkab selama masa studi.

Setelah lulus, mereka diharapkan kembali mengabdi di Badung, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan. Pemkab menyiapkan skema penempatan khusus bagi lulusan program ini.

“Kami tidak ingin mencetak sarjana yang kemudian merantau ke kota lain. Mereka harus jadi agen perubahan di kampung sendiri,” kata pejabat tersebut.

Program ini juga menjadi bagian dari strategi Pemkab Badung menjaga ketahanan pangan daerah di tengah alih fungsi lahan pertanian yang terus meningkat setiap tahun.

Bagikan
Sumber: radarbali.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks