DENPASAR — Dua puluh lima finalis berhasil melaju ke babak akhir setelah melewati seleksi administrasi dan penilaian video penampilan secara daring. Pada babak final, dewan juri menilai langsung kemampuan vokal, penghayatan, serta interpretasi lagu dari setiap peserta hingga akhirnya menetapkan tiga penyanyi terbaik sebagai juara.
Lagu Wajib Bali Sutrepti: Harapan akan Kehidupan yang Damai
Lagu wajib yang dibawakan seluruh finalis berjudul Bali Sutrepti, karya I Gede Dharna. Lagu ini dipilih karena mengandung pesan mendalam tentang harapan akan kehidupan yang aman, damai, tenteram, dan sejahtera. Makna itu sejalan dengan semangat menjaga keharmonisan alam, manusia, serta kebudayaan Bali.
Ny. Putri Koster mengapresiasi semangat generasi muda yang terus mencintai lagu pop Bali. Menurutnya, ajang ini menjadi media efektif untuk melestarikan bahasa dan budaya daerah.
"Festival ini menjadi ruang yang sangat baik bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya Bali. Saya berharap semakin banyak penyanyi muda yang lahir dan mampu mengangkat lagu pop Bali hingga dikenal lebih luas," ujar Ny. Putri Koster.
FSBJ VIII: Ruang Kreativitas Tanpa Meninggalkan Akar Budaya
Festival Seni Bali Jani sengaja digelar sebagai kelanjutan dari Pesta Kesenian Bali (PKB). Tujuannya, memberi ruang bagi lahirnya karya seni modern, inovatif, dan kreatif tanpa meninggalkan akar budaya Bali. Tahun ini, FSBJ VIII mengusung tema "Kembara Sukma, Atma Kerthi", yang mengajak masyarakat melakukan refleksi melalui berbagai ekspresi seni.
Melalui penyelenggaraan FSBJ VIII, Pemerintah Provinsi Bali berharap lahir semakin banyak seniman muda berbakat yang mampu berinovasi. Ajang ini sekaligus menjadi wadah strategis memperkuat eksistensi seni modern Bali di tingkat nasional maupun internasional.