DENPASAR — Sebanyak puluhan siswa baru SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar resmi diterima sebagai anggota Ambalan Pattimura dan Christina Martha Tiahahu dalam upacara yang berlangsung di pangkalan sekolah, Sabtu (5/9/2026). Prosesi ini menjadi momentum penting bagi para siswa untuk beradaptasi dengan tanggung jawab baru di tingkat Penegak.
Dalam amanatnya, Kamabigus Ni Nyoman Yuningsih menegaskan bahwa momen ini bukanlah sekadar seremoni pergantian atribut. Ia menyebut proses ini adalah langkah awal pembentukan mentalitas kepemimpinan dan kedisiplinan yang akan menempa para siswa selama menempuh pendidikan kejuruan.
Makna di Balik Nama Ambalan Pattimura dan Tiahahu
Pemilihan nama Ambalan Pattimura dan Christina Martha Tiahahu bukan tanpa alasan. Kedua nama pahlawan nasional itu sengaja disematkan untuk menjadi simbol keberanian dan keteguhan sikap bagi para anggota.
“Nama ambalan kita menyimbolkan keberanian, keteguhan sikap, serta semangat perjuangan pantang menyerah. Saya berharap adik-adik mampu meneladani semangat para pahlawan tersebut dalam menuntut ilmu, mengasah keterampilan, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Ni Nyoman Yuningsih di hadapan para peserta.
Penempaan Karakter Sejak Dini bagi Calon Tenaga Kesehatan
Ni Nyoman Yuningsih menggarisbawahi bahwa nilai-nilai kepramukaan selaras dengan pembentukan karakter yang dibutuhkan di dunia kefarmasian. Integritas, kedisiplinan, dan jiwa sosial disebutnya menjadi fondasi penting bagi calon tenaga kesehatan.
“Peralihan dari jenjang Penggalang menuju Penegak bukan sekadar pergantian tingkatan, melainkan awal dari proses pendewasaan diri. Melalui Gerakan Pramuka di pangkalan SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar, adik-adik tidak hanya ditempa untuk memiliki wawasan keilmuan kefarmasian yang unggul, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang berkarakter, berdisiplin tinggi, tangguh, dan berjiwa sosial sesuai nilai Dasa Darma,” tegasnya.
Apresiasi untuk Panitia dan Pesan Keselamatan
Pada kesempatan yang sama, Kamabigus menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pembina dan Dewan Ambalan yang telah menyiapkan seluruh rangkaian acara. Ia meminta para pembina untuk terus mendampingi peserta dengan pendekatan kekeluargaan.
Mengakhiri sambutannya, Ni Nyoman Yuningsih secara resmi membuka rangkaian kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan Pattimura dan Christina Martha Tiahahu Tahun 2026. Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kondisi kesehatan dan mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di luar jam sekolah.