Pencarian

TPA Negeri Satu-satunya di Bali Milik Gianyar Jadi Percontohan Nasional, 25 Anak Telah Terlayani

Senin, 07 September 2026 • 22:54:31 WIB
TPA Negeri Satu-satunya di Bali Milik Gianyar Jadi Percontohan Nasional, 25 Anak Telah Terlayani
TPA Negeri Gianyar, satu-satunya lembaga penitipan anak milik pemerintah di Bali, ditetapkan sebagai percontohan nasional.

Taman Penitipan Anak (TPA) Negeri milik Pemerintah Kabupaten Gianyar ditetapkan sebagai percontohan nasional karena menjadi satu-satunya lembaga serupa yang dikelola pemerintah di Pulau Dewata. Penetapan ini mengukuhkan Gianyar sebagai rujukan bagi daerah lain di Bali yang ingin membangun TPA serupa.

GIANYAR — Pengakuan atas TPA Negeri Gianyar terbilang istimewa. Di tengah maraknya lembaga penitipan anak swasta, kabupaten berjuluk Kota Seni ini justru memiliki fasilitas yang dikelola penuh oleh pemerintah daerah, sebuah pencapaian yang belum dimiliki kabupaten/kota lain di Bali.

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Gianyar, Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, mengungkapkan perjalanan panjang di balik hadirnya fasilitas ini. Proses pembentukan yang alot sejak awal justru berbuah manis dengan apresiasi tingkat nasional.

“Prosesnya cukup alot sampai akhirnya kami memiliki TPA Negeri. Sekarang hasilnya bisa dilihat, apresiasinya luar biasa,” kata Surya Adnyani di Gianyar, Bali, Senin.

Rujukan Daerah Lain di Bali

Memasuki tahun keempat operasional, TPA ini tak hanya melayani warga Gianyar. Sejumlah kabupaten/kota di Bali mulai berdatangan untuk mempelajari sistem pengelolaannya, menjadikan TPA Negeri Gianyar sebagai laboratorium pembelajaran bagi daerah lain.

“Mereka datang melihat bagaimana sistemnya, karena nantinya mereka juga akan membuat TPA di kabupaten masing-masing. Bahkan kami mendapat apresiasi hingga menjadi percontohan tingkat nasional,” imbuhnya.

Surya Adnyani menekankan bahwa PAUD tidak melulu soal pendidikan di taman kanak-kanak. Lembaga penitipan, pengasuhan, hingga stimulasi tumbuh kembang menjadi bagian tak terpisahkan yang kini difasilitasi negara melalui TPA ini.

Enam Anak Dirujuk untuk Pemeriksaan Lanjutan

Di sela peninjauan, tim Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanjiwani Gianyar bersama Puskesmas Gianyar I menggelar pemeriksaan kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang anak di TPA tersebut. Hasilnya, enam anak disarankan mendapat rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) untuk pemeriksaan lanjutan terkait kesehatan gigi, tumbuh kembang, kesehatan, dan gizi.

Orang tua anak yang hadir juga mendapatkan sosialisasi mencakup pemenuhan gizi, konseling, hingga pola asuh. Surya Adnyani mengingatkan bahwa masa pra sekolah merupakan tahap penting dalam mempersiapkan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar, baik dari sisi kemampuan belajar, kemandirian, sosial emosional, maupun perkembangan karakter.

Kolaborasi dengan Orang Tua Menjadi Kunci

Dalam pengelolaannya, Surya Adnyani menekankan pentingnya kolaborasi antara TPA dan orang tua. Pola pengasuhan di sekolah dan di rumah harus berjalan berkesinambungan agar tumbuh kembang anak optimal.

Pengelola TPA Negeri Gianyar, Juliati Prihatini, menambahkan saat ini terdapat 25 anak yang mendapat layanan. Mereka terdiri atas 12 anak usia 2–3 tahun dan 13 anak usia 3–4 tahun, dengan komposisi 12 anak laki-laki dan 13 anak perempuan.

TPA Negeri Gianyar didirikan pada 2022 atas inisiasi Bunda PAUD Gianyar. Atas inovasi tersebut, Kementerian Hukum RI telah menyerahkan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kepada Surya Adnyani Mahayastra.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bali.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks