Pencarian

Aklamasi, Made Sudana Kembali Nahkodai PGSI Badung 2026-2030 Usai Bawa Tim Juara Umum Porprov Bali

Senin, 20 Juli 2026 • 16:32:31 WIB
Aklamasi, Made Sudana Kembali Nahkodai PGSI Badung 2026-2030 Usai Bawa Tim Juara Umum Porprov Bali
Made Sudana resmi kembali memimpin PGSI Badung periode 2026–2030 secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) di Mangupura.

MANGUPURA — PGSI Badung mencatatkan perjalanan yang tidak biasa. Organisasi yang baru berdiri pada 2022 itu memulai semuanya dari nol—tanpa atlet dan tanpa pengalaman mengelola cabang olahraga gulat. Namun, dalam waktu tiga tahun, Made Sudana dan timnya berhasil membalikkan keadaan. Pada Porprov Bali XVI Tahun 2025, PGSI Badung keluar sebagai juara umum setelah merebut tiga dari tujuh medali emas yang diperebutkan. Prestasi itu menjadi salah satu alasan utama para peserta Muskab sepakat mempertahankan Sudana sebagai ketua.

Dari Nol Hingga Juara Umum dalam Tiga Tahun

Dalam laporannya, Sudana mengungkapkan bahwa tantangan pertama muncul saat Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di Bangli. Saat itu, organisasi belum memiliki satu pun atlet. "Kami saat itu tidak memiliki atlet sama sekali, sedangkan pengurus benar-benar tidak memahami olahraga gulat. Di bulan tersebut, kami langsung dihadapkan ujian dengan kegiatan Kejurprov di Bangli," ujarnya.

Bantuan datang dari Fauzi Arif, sosok yang telah lama mengembangkan gulat di Bali. Dengan pendampingannya, PGSI Badung akhirnya mampu membentuk tim dan berpartisipasi di Kejurprov Bangli. "Dengan bantuan saudara Fauzi Arif yang sudah sejak lama mengembangkan gulat di Bali, akhirnya kami bisa mendapatkan atlet dan berpartisipasi di Kejurprov Bangli," kata Sudana.

Apresiasi dari Pengprov dan KONI: Badung Jadi Pelopor Gulat Bali

Perwakilan Pengprov PGSI Bali, I Made Dirgantara, menyebut PGSI Badung sebagai pelopor organisasi gulat di Bali. Ia mencatat prestasi demi prestasi yang diraih sejak 2022, termasuk ekshibisi dan medali emas di ajang PON Bela Diri di Kudus tahun 2025. "Banyak prestasi yang sudah diraih Badung sejak tahun 2022. Seperti dalam Kejurprov, ekshibisi, serta Porprov Bali tahun 2025. Terakhir yang sangat membanggakan, atlet Gulat Badung menyumbang medali emas pada ajang PON Bela Diri di Kudus tahun 2025," tuturnya.

Sekretaris Umum KONI Badung I Ketut Widia Astika menegaskan bahwa tata kelola organisasi yang baik menjadi fondasi utama pencapaian prestasi. "Cabor yang pengelolaan organisasinya kurang bagus, secara otomatis akan susah untuk berprestasi di lapangan. Oleh karena itu kami sangat mengapresiasi PGSI Badung karena sudah berprestasi," kata Widia Astika.

Tim Formatur Segera Susun Kepengurusan Baru

Usai ditetapkan kembali sebagai ketua, Made Sudana langsung membentuk tim formatur untuk menyusun susunan kepengurusan PGSI Badung periode 2026–2030. Tim itu beranggotakan Fauzi Arif dan I Made Widya Maha Utama. Widia Astika berharap kepengurusan baru tetap solid dan menjaga sinergi antara pengurus, pelatih, serta atlet. "Kami benar-benar paham perjalanan Gulat Badung dari awal terbentuk tidaklah gampang. Namun akhirnya berhasil menjadi juara umum pada Porprov Bali tahun lalu. Harapan kami untuk kepengurusan mendatang agar pengurus yang terpilih tetap solid, serta sinergi yang harmonis antar pengurus, pelatih, dan atlet," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: nusabali.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks