NUSA DUA — Penyelenggaraan turnamen tenis junior itu menyasar petenis muda yang ingin memperoleh pengalaman bertanding kompetitif. Hasil pertandingan mereka akan dihitung dalam Universal Tennis Rating (UTR), skala global 1 hingga 16,5 yang menilai pemain berdasarkan hasil laga nyata tanpa membedakan usia, gender, maupun kewarganegaraan.
Tiga Kategori dengan Kuota Maksimal Delapan Pemain
Junior Battle of Bali – UTR Tournament mempertandingkan Boys UTR 5.0–7.0, Boys UTR 7.0+, dan Girls UTR 4.5–6.5. Setiap kategori menampung maksimal delapan pemain. Format pertandingan mencakup round-robin group play dan babak eliminasi.
Fasilitas tenis BBCC disiapkan untuk memberi ruang pemain muda mengasah keterampilan di bawah tekanan pertandingan sesungguhnya. MITS bertindak sebagai penyelenggara bersama BBCC.
Mengapa Rating UTR Penting bagi Petenis Junior
Rating yang lebih baik dapat membuka jalan ke turnamen tingkat lebih tinggi. Bagi banyak pemain, capaian itu juga menjadi pintu masuk beasiswa tenis perguruan tinggi di Amerika Serikat. Karena itu, turnamen berbasis UTR diperhitungkan oleh pemain, orang tua, dan pelatih.
General Manager Tennis Club BBCC Lani Sardadi menyebut olahraga sebagai bagian penting dari pengalaman destinasi yang semakin beragam.
"Kami melihat olahraga sebagai bagian penting dari pengalaman destinasi yang semakin beragam. Melalui Junior Battle of Bali – UTR Tournament, BBCC ingin membuka ruang bagi atlet muda untuk berkembang melalui kompetisi sekaligus memperkenalkan potensi Bali dan Indonesia kepada komunitas olahraga. Kami berharap ajang seperti ini dapat berkontribusi pada ekosistem yang berkelanjutan bagi talenta tenis muda," ujar Lani Sardadi.
Bali dan Tren Wisata Olahraga
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat 6.948.754 kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2025. Angka itu naik 9,72% dibandingkan 2024.
Di tengah pertumbuhan tersebut, turnamen ini menghadirkan pilihan aktivitas olahraga yang memadukan kompetisi dengan kesempatan terhubung ke komunitas penggemar olahraga. BBCC memposisikan ajang ini sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem olahraga dan memperluas peran Bali sebagai destinasi olahraga kompetitif.
Turnamen juga memperkenalkan Indonesia kepada komunitas tenis yang lebih luas sebagai destinasi untuk berlatih, bertanding, sekaligus berwisata. Pertandingan berlangsung di Nusa Dua mulai 30 Oktober hingga 2 November 2026.