Pencarian

Dosen FKIK Warmadewa Bekali Anak Panti di Denpasar soal PHBS dan Bahaya Resistensi Antimikroba

Senin, 24 Agustus 2026 • 18:50:01 WIB
Dosen FKIK Warmadewa Bekali Anak Panti di Denpasar soal PHBS dan Bahaya Resistensi Antimikroba
Dosen FKIK Universitas Warmadewa memberikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada anak-anak Panti Asuhan Anugrah di Denpasar.

DENPASAR — Sebanyak 20 peserta yang terdiri dari 15 anak dan lima pengurus Panti Asuhan Anugrah, Denpasar, menerima edukasi kesehatan dari dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa. Program pengabdian masyarakat ini dirancang tidak hanya untuk menambah wawasan medis, tetapi juga membentuk karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.

Materi seputar penyakit infeksi dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) disampaikan langsung oleh dr. Marta Setiabudy, Sp.MK, M.Biomed. Para peserta diajak memahami bahwa kebersihan diri dan lingkungan menjadi benteng utama pencegahan penularan penyakit.

"Penerapan pola hidup bersih dan sehat merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah penyakit infeksi," ujar dr. Marta dalam kegiatan yang digelar baru-baru ini.

Pengurus Panti Diedukasi soal Bahaya Resistensi Antimikroba

Materi berbeda diberikan kepada para pengurus panti. dr. Ni Wayan Widhidewi, M.Biomed, memaparkan soal resistensi antimroba, faktor pemicu, serta langkah pencegahan melalui penggunaan antimikroba yang tepat dan bijak.

Resistensi antimikroba menjadi perhatian serius karena membuat mikroorganisme kebal terhadap obat, sehingga infeksi semakin sulit ditangani. Edukasi ini diharapkan membuat pengurus panti lebih cermat dalam pengelolaan obat dan penanganan awal penyakit.

Pelatihan Pengelolaan Sampah hingga Bantuan Sembako

Selain aspek kesehatan, kegiatan ini juga membekali pengurus panti dengan keterampilan praktis mengelola sampah. Mereka diperkenalkan dengan pemilahan sampah organik dan anorganik serta teknik mengolah sampah organik menjadi kompos.

Pelatihan ini bertujuan membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang tertib, sekaligus menciptakan lingkungan panti yang bersih dan sehat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test berisi 10 soal pilihan ganda untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum menerima materi.

Sebagai penutup, tim FKIK Universitas Warmadewa menyerahkan bantuan berupa buku, alat tulis, perlengkapan mandi, tempat sampah organik dan anorganik, kantong komposter, serta sembako untuk menunjang kebutuhan anak-anak dan operasional panti.

Dukung Capaian SDGs di Sektor Kesehatan dan Pendidikan

Program ini merupakan bagian dari komitmen FKIK Universitas Warmadewa dalam mendukung sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs). Fokus utamanya mencakup tujuan ke-3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera, tujuan ke-4 mengenai pendidikan berkualitas, serta tujuan ke-12 terkait konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Melalui pendekatan yang memadukan edukasi medis, pembentukan karakter, dan kepedulian lingkungan, diharapkan pengetahuan yang diperoleh anak-anak dan pengurus Panti Asuhan Anugrah tidak berhenti saat kegiatan usai, melainkan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: balisatuberita.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks