Pencarian

Kalender Bali 24 Agustus 2026: Hari Baik Menikah, Membangun Rumah, hingga Mulai Belajar Menari

Senin, 24 Agustus 2026 • 15:17:31 WIB
Kalender Bali 24 Agustus 2026: Hari Baik Menikah, Membangun Rumah, hingga Mulai Belajar Menari
Warga meninjau kalender Bali digital yang menandai Senin, 24 Agustus 2026 sebagai hari baik untuk pernikahan, membangun rumah, dan memulai kegiatan non-formal.

DENPASAR — Kalender Bali Digital menandai Senin, 24 Agustus 2026 sebagai hari dengan energi positif untuk menggelar acara sakral maupun memulai usaha baru. Ramalan dewasa ini menyebutkan hari tersebut masuk kategori derman bagia, sebuah momen yang dinilai baik untuk melangsungkan pernikahan, mendirikan bangunan, hingga mengawali pendidikan non-formal seperti belajar menari.

Bagi masyarakat yang bergelut di bidang peternakan, hari ini juga membawa keberuntungan. Waktu yang dianggap tepat untuk mulai mengambil atau memelihara ternak (wewalungan) jatuh pada dewasa kala upa.

Pantangan Menanam Padi dan Pekerjaan Tanah

Meski baik untuk menikah dan beternak, ada catatan penting bagi para petani. Kalender Bali menyebutkan sampi gumarang munggah sebagai pertanda yang tidak baik untuk menanam padi dan jagung pada hari tersebut.

Selain itu, dewasa kala sor juga menjadi peringatan agar masyarakat menghindari pekerjaan yang berkaitan langsung dengan tanah. Aktivitas seperti membajak sawah, bercocok tanam, hingga pembuatan terowongan sebaiknya ditunda karena diyakini membawa hasil yang kurang baik.

Membuka Lahan Baru dan Menjalin Persahabatan

Bagi yang berencana memperluas area pertanian, dewasa pepedan justru menjadi hari yang sangat direkomendasikan untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, di sisi lain, pengrajin atau pekerja yang berencana membuat peralatan dari besi sebaiknya mengurungkan niatnya terlebih dahulu.

Ramalan lain yang tak kalah penting adalah dewasa sri bagia, yang diyakini sebagai waktu yang baik untuk memulai atau membina hubungan persahabatan. Ini menjadi momen tepat untuk bersilaturahmi atau mempererat relasi sosial di lingkungan sekitar.

Secara lebih rinci, Kalender Bali Digital juga merilis pararasan hari tersebut sebagai Aras Tuding, dengan pancasuda Sumur Sinaba. Adapun ekajalaresi menunjukkan simbol Langgeng Kayowanan, sementara pratiti berada pada posisi Jaramerana.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bali.idntimes.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks