GIANYAR — Keputusan itu diumumkan melalui kanal resmi Piala Presiden 2026 pada Minggu (2/8/2026). Panitia menegaskan tidak ada penjualan tiket untuk dua pertandingan semifinal yang mempertemukan tim-tim dengan basis suporter terbesar di Indonesia.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Arya Sinulingga, anggota SC Piala Presiden 2026, menjelaskan bahwa risiko keamanan tidak hanya berada di dalam stadion, tetapi juga mengancam selama perjalanan suporter menuju lokasi hingga kepulangan mereka.
Prioritas Utama: Keselamatan Suporter
Arya menyadari keputusan ini tidak akan diterima semua pihak. Namun, ia menegaskan bahwa aspek keamanan dan keselamatan tidak bisa ditawar.
"Sebagian orang mungkin tidak menyukai keputusan ini. Namun, prioritas kami adalah keselamatan suporter," tulisnya dalam unggahan Instagram @arya.m.sinulingga, Minggu (2/8/2026).
Ia juga menyoroti persoalan mendasar yang masih membayangi sepak bola Indonesia. Menurutnya, selama isu rasisme, kekerasan, dan belum adanya perdamaian antarkelompok suporter belum tuntas, tantangan keamanan akan terus menghadang.
Imbauan Panitia untuk Masyarakat
Panitia mengimbau masyarakat agar tidak membeli tiket dari calo atau pihak tidak bertanggung jawab. Seluruh informasi resmi terkait turnamen hanya dapat diakses melalui kanal resmi Piala Presiden 2026.
"Diinformasikan, untuk laga semifinal Piala Presiden 2026 di Bali tidak ada penjualan tiket," tulis pengumuman resmi tersebut.
Pengawasan Diperketat di Sekitar Stadion
Meski tanpa penonton, pertandingan tetap berjalan sesuai jadwal. Persib Bandung akan menghadapi Persija Jakarta, sementara Persebaya Surabaya bertemu Arema FC dalam perebutan tiket menuju partai puncak.
Pihak berwenang akan memperketat pengawasan di sekitar stadion dan jalur pergerakan tim selama pertandingan berlangsung. Upaya ini dilakukan untuk menjaga keamanan seluruh pihak yang terlibat, termasuk pemain, ofisial, dan awak media.
Kebijakan ini menjadi sorotan karena mempertemukan rivalitas terbesar di persepakbolaan nasional. Dengan menempatkan keselamatan sebagai prioritas, panitia berharap seluruh rangkaian Piala Presiden 2026 di Bali dapat berjalan aman, tertib, dan lancar hingga babak final.