Pencarian

Ffion Morgan Buka-bukaan soal Media Sosial dan Kariernya di West Ham

Kamis, 17 September 2026 • 21:53:01 WIB
Ffion Morgan Buka-bukaan soal Media Sosial dan Kariernya di West Ham

BALI — Bek sayap West Ham United dan timnas Wales, Ffion Morgan, memilih membangun profil di media sosial ketimbang menunggu tawaran datang. Pemain 26 tahun itu merasa jalur tradisional tak selalu terbuka lebar untuk pesepak bola putri di luar klub besar. Kontennya kini menjadi jembatan antara dirinya, penggemar, dan generasi muda yang baru mengenal sepak bola wanita.

Morgan berbicara eksklusif kepada FourFourTwo tentang keputusannya mengelola citra di luar lapangan. Ia menilai posisinya sebagai pemain Wales yang tidak memperkuat klub papan atas membuat peluang datang lebih lambat dibanding rekan-rekannya.

Alasan Morgan Terjun ke Media Sosial

Bagi Morgan, membangun profil di luar pertandingan adalah soal mengambil kendali atas peluang, bukan menunggu datang sendiri. Kesadaran itu membawanya ke media sosial, tempat ia membangun audiens dengan menunjukkan realitas hidup sebagai pesepak bola profesional.

"For me, I don't necessarily have the opportunities that others do," kata Morgan. "Where I sit as a Welsh player, and not necessarily at one of the top clubs. So I had to make my own luck."

Ia menyebut branding sebagai bagian besar dari strategi tersebut. Tujuannya, membangun merek di media sosial yang menginspirasi satu generasi dan memperlihatkan bagaimana sebenarnya kehidupan seorang pesepak bola.

Dorongan Sang Kakak yang Mengubah Keputusan

Morgan tidak langsung menerima ide itu. Saat sang kakak pertama kali menyarankan ia mulai tampil di dunia maya, reaksinya justru ragu.

"My sister encouraged me to do videos and at the time I was like, no, nobody does it, that's weird, I don't want to do it," ujarnya.

Sang kakak meyakinkannya bahwa ia bisa menjadi salah satu yang pertama dan membuka jalan bagi lebih banyak orang untuk menciptakan peluang sendiri. Morgan pun mencobanya. Menurut dia, jika orang mengenal namanya, bahkan dari media sosial, mereka mungkin datang ke pertandingan, lalu mendukung West Ham, dan seterusnya.

Konten yang Menampilkan Sisi Lain Kehidupan Pesepak Bola

Konten Morgan menyajikan gambaran apa adanya tentang sepak bola profesional, mulai dari hari pertandingan, pemulihan, makanan, latihan, hingga kenyataan hidup di luar lapangan.

"I just like showing all the game days, what our schedule's like, what recovery's like. So if you're a young footballer watching it, they're going to love that," kata Morgan.

Ia juga ingin menunjukkan gaya hidup dan hal-hal yang penting baginya, yaitu keluarga, persahabatan, dan hubungan personal. Alasannya, dunia sepak bola bisa terasa sepi, sehingga menampilkan sisi itu dinilai penting.

Pesan dari Penggemar Muda

Keterbukaan Morgan sudah berdampak. Ia rutin menerima pesan dari orang-orang yang terinspirasi kontennya, terutama pemain muda.

"I get messages all the time," tambahnya. "Saying things like 'I didn't want to play football anymore, but you've got me back into it.'"

Ia mengaku telah bertemu banyak orang berkat vlog yang mereka tonton. Sebagian bahkan membentuk grup obrolan dan berteman satu sama lain. Menurut Morgan, itulah hakikat sepak bola sebagai komunitas, lebih dari sekadar pertandingan, terutama di sepak bola wanita.

Target Wales ke Piala Dunia 2027

Peluang besar berikutnya bagi Morgan bisa datang bersama Wales, yang membidik kualifikasi Piala Dunia Wanita 2027 setelah mencetak sejarah lolos ke Euro 2025.

"After the Euros and our success in qualifying for that, we've always wanted more as players and wanted to show ourselves on the big stage," ujarnya.

Morgan menyebut timnya kini lapar untuk capaian lebih besar. Playoff disebut akan segera berlangsung, dan ia berharap semua pemain tetap bugar. Ia juga menyebut Brasil sebagai tujuan yang fantastis, seraya berseloroh bahwa orang tuanya akan sangat senang jika Wales lolos karena ingin bertandang ke Brasil.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fourfourtwo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks