BADUNG — Insiden kepulan asap di area komersial Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai terjadi sekitar pukul 21.57 WITA. Kejadian ini sempat mengundang perhatian pengguna jasa yang berada di lantai 2 terminal dan menjadi perbincangan di media sosial sebelum akhirnya dapat dikendalikan.
Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Gede Eka Sandi Asmadi, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan petugas Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) begitu menerima laporan untuk melakukan penanganan awal di lokasi.
Petugas Langsung Evakuasi Pengguna Jasa dari Lokasi Kejadian
Tim ARFF yang dibantu personel bandara lainnya tidak hanya fokus memadamkan sumber asap, tetapi juga mengarahkan para penumpang dan pengunjung untuk menjauh dari area terdampak. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan keselamatan seluruh orang di dalam terminal.
"Petugas Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) dengan dibantu petugas lain di Bandara I Gusti Ngurah Rai segera melakukan penanganan awal secara cepat serta mengarahkan pengguna jasa menjauh dari lokasi kejadian," ujar Gede Eka dalam keterangan tertulisnya.
Proses Penanganan Rampung dalam 16 Menit, Layanan Penerbangan Tetap Normal
Respons cepat yang dilakukan tim gabungan membuat situasi dapat dikendalikan. Proses penanganan kepulan asap di gerai komersial tersebut dinyatakan selesai pada pukul 22.13 WITA atau sekitar 16 menit setelah insiden pertama kali dilaporkan.
Setelah kondisi dinyatakan aman, manajemen bandara langsung bergerak melakukan proses service recovery. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh fasilitas dan layanan kebandarudaraan kembali beroperasi secara optimal tanpa ada penurunan kualitas pelayanan kepada penumpang.
Meski sempat terjadi kepanikan, aktivitas penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai dipastikan tidak mengalami gangguan. Seluruh jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat tetap berjalan normal sebagaimana mestinya.
Penyebab Kepulan Asap Masih Diselidiki, Manajemen Bandara Minta Maaf
Hingga saat ini, penyebab munculnya kepulan asap tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai belum dapat memastikan apakah insiden ini dipicu oleh kebakaran kecil atau faktor teknis lainnya.
"Akan kami update jika ada perkembangan," kata Gede Eka. Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf secara resmi kepada seluruh pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang timbul akibat kejadian ini.
Manajemen bandara mengimbau para penumpang untuk tetap tenang dan senantiasa mengikuti arahan petugas apabila menghadapi situasi serupa di masa mendatang. Pihaknya menegaskan komitmen untuk terus menjaga standar keselamatan dan keamanan di area terminal.