KLUNGKUNG — Aksi pencurian yang dilakukan WNA Inggris di Nusa Penida berakhir dramatis. Pelaku, MAO (26), dilaporkan membawa kabur uang tunai Rp 719.000, satu unit iPhone 8, power bank, dan tas selempang milik WLL (52), seorang turis asal Prancis. Peristiwa ini terjadi di sebuah bar di Banjar Nyuh, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, pada Minggu (12/7) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA.
Korban Baru Sadar Saat Terima Notifikasi Transaksi Kartu Kredit
Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya menjelaskan, pelaku memanfaatkan situasi bar yang ramai untuk mengacak-acak tas korban. MAO mengambil barang berharga tanpa sepengetahuan WLL saat korban lengah. Kehilangan baru disadari setelah korban menerima notifikasi adanya transaksi kartu kredit mencurigakan dari ponselnya.
Laporan resmi baru disampaikan korban ke Polsek Nusa Penida pada pukul 11.30 WITA, atau sekitar delapan jam setelah kejadian. Tim Jalak Nusa yang langsung bergerak melakukan penyelidikan dan penelusuran jejak digital pelaku.
Bagaimana Pelaku Akhirnya Diringkus?
Pengejaran terhadap MAO berlangsung menegangkan. Saat mengetahui keberadaan petugas, pelaku langsung melarikan diri dengan berlari menyusuri kawasan perbukitan. Personel kepolisian melakukan penyisiran intensif di area Bukit Tinggar.
“Pelaku sempat bersembunyi di antara semak-semak untuk menghindari kejaran. Berkat kejelian dan kekompakan tim di lapangan, kami berhasil menemukan dan mengamankannya,” ujar Kompol Kesuma Jaya, Senin (13/7).
Dari hasil penggeledahan, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 719.000, satu unit iPhone 8, power bank, charger, korek api, serta tas selempang milik korban. Saat ini MAO telah diamankan di Mapolsek Nusa Penida untuk proses penyidikan lebih lanjut oleh unit reskrim.
Imbauan untuk Wisatawan di Nusa Penida
Polsek Nusa Penida mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap waspada terhadap barang bawaan, terutama di tempat keramaian seperti bar atau pantai. Pihaknya juga mendorong warga untuk segera melaporkan setiap kejadian melalui layanan Polri Call Center 110.
“Respon cepat anggota di lapangan menjadi kunci. Kami pastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara profesional demi menjaga keamanan wilayah,” tegas Kapolsek.