DENPASAR — Kepala UPTD Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan (BP Tekdik) Disdikpora Bali, I Komang Agus Kariasa, mengonfirmasi seluruh proses pendaftaran berlangsung lancar. Tahapan kini memasuki verifikasi administrasi yang dijadwalkan hingga 8 Juli 2026, sebelum hasil seleksi diumumkan secara daring pada 9 Juli 2026 melalui portal SPMB Provinsi Bali.
Jalur Domisili Kependudukan SMA: 10.018 Pendaftar
Berdasarkan rekapitulasi hari terakhir, jalur domisili kependudukan untuk jenjang SMA menjadi yang paling banyak peminat dengan total 10.018 pendaftar. Rinciannya, 8.470 orang mendaftar pada hari pertama, 1.136 pada hari kedua, dan 412 pada hari ketiga.
Di posisi berikutnya, jalur domisili kependudukan SMK mencatat 4.369 pendaftar. Sebanyak 3.372 orang mendaftar di hari pertama, 690 di hari kedua, dan 307 di hari ketiga.
Jalur Krama Desa Adat dan Sekolah Perjanjian
Jalur krama desa adat juga mencatat minat cukup tinggi. Untuk jenjang SMA, terdapat 1.368 pendaftar, sedangkan untuk SMK sebanyak 654 pendaftar.
Adapun jalur domisili sekolah dengan perjanjian menjadi yang paling sepi peminat. Hanya 89 pendaftar untuk SMA dan 61 pendaftar untuk SMK yang mendaftar melalui jalur ini.
Lonjakan Pendaftar di Hari Pertama
Secara keseluruhan, hari pertama pendaftaran menjadi puncak keramaian dengan 13.537 pendaftar. Angka tersebut kemudian menurun drastis menjadi 2.157 pendaftar pada hari kedua, dan hanya 865 pendaftar pada hari terakhir.
SPMB Tahap II merupakan kesempatan bagi calon murid yang belum diterima pada seleksi tahap pertama melalui jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi. Seleksi tahap ini menggunakan tiga kategori jalur domisili sesuai ketentuan Disdikpora Provinsi Bali.
Agus Kariasa mengimbau masyarakat untuk menunggu pengumuman hasil seleksi resmi yang akan diumumkan pada 9 Juli 2026 melalui portal SPMB Provinsi Bali. Verifikasi dan validasi dokumen peserta tengah berlangsung hingga 8 Juli 2026.