BALI — Tesla resmi membuka selubung Roadster generasi kedua setelah penantian sembilan tahun, dengan demonstrasi mobil menempel terbalik di tanjakan hingga sprint 0-60 mph dalam 0,81 detik. Aksi panggung tersebut hanya bisa dilakukan varian "Rocket" satu tempat duduk yang tidak legal untuk jalan raya. Versi produksi reguler baru dijadwalkan meluncur pada 2028.
Tesla menggelar peluncuran Roadster generasi kedua di hadapan penonton langsung, menampilkan empat atraksi berbeda yang seluruhnya menggunakan sistem pendorong gas dan kipas penekan. Mobil yang tampil di panggung bukan unit produksi siap jalan, melainkan demonstrator yang dirancang untuk membuktikan klaim performa perusahaan.
Empat Atraksi dari Tanjakan Hingga Lompatan
Atraksi pertama disebut "the ramp". Roadster memakai downforce dari kipas untuk menanjak, berhenti, lalu bertahan hampir terbalik di dinding tanjakan. Pada percobaan kedua, mobil melanjutkan laju melewati ujung tanjakan dan memakai pendorong gas dingin untuk melakukan putaran barrel roll sebelum mendarat sejajar tanah.
Atraksi ketiga, "the kickflip", memperlihatkan Roadster melompat dari posisi bergerak melewati empat model Tesla lain, termasuk truk semi. Di tengah lompatan, pendorong di sisi bodi memutar mobil satu putaran penuh sebelum mendarat rata. Tesla belum mengunggah rekaman versi lompatan dari posisi diam ke kanal YouTube perusahaan.
Atraksi terakhir paling sederhana sekaligus paling relevan bagi mobil performa. Roadster melakukan sprint dari posisi diam ke 60 mph yang diklaim tercapai dalam 0,81 detik. Angka itu jauh melampaui kemampuan mobil jalan raya mana pun saat ini.
Varian Rocket dan Thrust yang Berbeda Status
Semua atraksi udara hanya diklaim bisa dilakukan varian "Rocket". Versi ini berkapasitas satu tempat duduk, hanya disetujui untuk penggunaan non-jalan raya, dan dijual terbatas lewat undangan. Situs Tesla mencantumkan varian tersebut sebagai produk yang tidak legal dipakai di jalan umum.
Sementara itu, sprint 0-60 mph dengan pendorong belakang tercatat sebagai kemampuan varian "Thrust". Versi ini punya booster di buritan tanpa sistem di sisi dan lantai mobil, dan disebut sebagai rilisan terbatas.
- Varian Rocket: satu tempat duduk, non-jalan raya, undangan saja
- Varian Thrust: booster belakang, rilisan terbatas
- Produksi reguler: dijadwalkan 2028
Kipas Downforce dan Sejarah Larangannya di Balap
Sistem kipas penekan yang membuat Roadster mampu menanjak dinding menghasilkan grip besar. Teknologi ini dilarang di hampir semua ajang balap profesional sejak era 1970-an. McMurtry pernah memakai pendekatan serupa lewat Speirling untuk mencetak rekor lintasan.
Speirling berukuran jauh lebih kecil dan tidak membawa beban roket, sehingga Roadster belum tentu menyamai performa nyatanya di lintasan. Meski begitu, demonstrasi tersebut menunjukkan potensi teknis yang nyata dari sistem downforce aktif.
Durasi Boost Singkat dan Pertanyaan Isi Ulang Gas
Setiap atraksi hanya memakai boost beberapa detik. Durasi singkat itu memunculkan pertanyaan soal berapa lama mobil bisa bertahan di udara dan seberapa besar waktu serta energi yang dibutuhkan sistem kompresi bawaan untuk mengisi ulang tabung gas.
Tesla juga tidak menyatakan bahwa satu mobil demonstrator yang sama melakukan seluruh atraksi. Perusahaan hanya mengklaim bahwa versi tertentu dari Roadster mampu melakukan hal-hal tersebut. Catatan itu penting mengingat rekam jejak Tesla soal video demonstrasi dan tanggal produksi 2028 yang masih jauh.
Terlepas dari itu, keempat atraksi dilakukan secara fisik di depan penonton dan mencerminkan target klaim Tesla untuk setidaknya satu versi Roadster generasi kedua.