Pencarian

Koster Jamin Stok Pertalite dan Pertamax Bali Aman 2 Pekan, 105 Armada Dikerahkan

Rabu, 14 Oktober 2026 • 09:22:31 WIB
Koster Jamin Stok Pertalite dan Pertamax Bali Aman 2 Pekan, 105 Armada Dikerahkan
Gubernur Bali Wayan Koster menjamin pasokan Pertalite dan Pertamax di Bali aman hingga dua pekan ke depan.

BALI — Gubernur Bali Wayan Koster memastikan pasokan Pertalite dan Pertamax di SPBU Bali aman hingga dua pekan ke depan setelah kapal tanker membawa 19,2 juta liter Pertalite dan 3 juta liter Pertamax. Antrean kendaraan di sejumlah SPBU Denpasar dan Badung dalam beberapa hari terakhir menjadi pemicu pertemuan dengan Direktur Utama Pertamina untuk memulihkan distribusi.

Kepastian itu disampaikan Koster usai pertemuan dengan jajaran PT Pertamina di Denpasar. Pemprov Bali dan Pertamina menyusun langkah penanganan menyeluruh untuk memulihkan rantai distribusi bahan bakar di Pulau Dewata.

Pasokan energi mulai berdatangan bertahap melalui kapal tanker yang bersandar langsung di depo terminal Manggis dan Sanggaran. Muatan yang tiba hari itu menjadi fondasi utama kepastian stok dua pekan ke depan.

Rincian Pasokan yang Tiba dan Jadwal Berikutnya

Pengiriman hari itu mencakup Pertalite 19,2 juta liter yang diproyeksikan menutup konsumsi harian masyarakat selama 6 hingga 7 hari. Pasokan Pertamax sebanyak 3 juta liter disiapkan untuk memenuhi kebutuhan 3 hari ke depan.

Rangkaian pasokan terjadwal kembali tiba berturut-turut pada 15, 16, hingga 17 Oktober dengan muatan Pertalite mencapai 25 juta liter. Koster menilai tambahan itu cukup menjamin ketersediaan stok Pertalite untuk kebutuhan normal warga hingga 10 hari ke depan.

Pertamax mendapat tambahan signifikan yang dijadwalkan tiba pada 13 dan 17 Oktober sebanyak 13 juta liter. Jumlah itu dipastikan menutup konsumsi harian masyarakat Bali secara berkelanjutan selama 10 hingga 11 hari ke depan.

"Apa artinya, bahwa stok minyak BBM Pertalite dan Pertamax itu tersedia bisa mencukupi kebutuhan melebihi kebutuhan yang normal di Provinsi Bali ini," ujar Koster menegaskan.

Pola kedatangan pasokan yang berkesinambungan sebelum stok terdahulu habis menjadi jaminan utama bahwa ketersediaan BBM di Bali berada dalam status sangat aman.

Denpasar dan Badung Jadi Fokus Utama

Pemprov Bali memusatkan perhatian pada wilayah perkotaan yang meliputi Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Tingkat mobilitas serta volume konsumsi energi di dua wilayah itu jauh lebih tinggi dibanding daerah lain.

Total titik layanan pengisian bahan bakar di dua wilayah prioritas tersebut mencakup 92 unit SPBU yang tersebar di berbagai titik strategis.

  • 54 unit SPBU beroperasi di Denpasar
  • 38 unit SPBU beroperasi di Kabupaten Badung
  • Operasional penuh 24 jam diberlakukan bertahap mulai malam hari

"Ini akan dioperasikan selama 24 jam penuh mulai malam ini, tetapi tidak bisa langsung karena perlu persiapan juga, tenaga dan sebagainya," kata Koster.

Armada Distribusi Ditambah 15 Unit

Kapasitas armada pengangkut dari depo menuju stasiun pengisian ditambah dari kondisi normal 90 unit menjadi 105 unit kendaraan. Penambahan 15 unit itu bertujuan mempercepat rotasi pengiriman agar pasokan di setiap SPBU segera terisi tanpa kendala.

Kelancaran jalur distribusi darat dari depo menuju stasiun pengisian diperkuat melalui koordinasi intensif dengan jajaran Polda Bali. Dukungan pengawalan aparat kepolisian diharapkan memangkas waktu tempuh distribusi sehingga pasokan tiba tepat waktu.

Bagi pelaku usaha pariwisata dan transportasi di Denpasar serta Badung, kepastian jadwal pasokan ini menjadi acuan untuk mengatur operasional harian. Warga yang sempat mengantre panjang di sejumlah SPBU dapat kembali mengisi bahan bakar tanpa khawatir kehabisan stok dalam dua pekan mendatang.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks