Pencarian

5 Drone Anak Terbaik 2026, Mulai Rp 500 Ribu untuk Kreativitas dan Belajar Terbang

Selasa, 11 Agustus 2026 • 00:51:31 WIB
5 Drone Anak Terbaik 2026, Mulai Rp 500 Ribu untuk Kreativitas dan Belajar Terbang
Drone anak Ryze Tello tampil dengan fitur kamera 5 MP dan dukungan pemrograman Scratch serta Python untuk edukasi STEM.

BALI — Memilih drone untuk buah hati kini tidak sesulit beberapa tahun lalu. Produsen mulai memproduksi unit khusus pemula dengan harga terjangkau, tapi tetap dibekali fitur yang cukup untuk belajar menerbangkan dan mengembangkan kreativitas lewat foto udara. Pasar drone anak di Indonesia sendiri terus tumbuh, didorong oleh harga yang semakin ramah di kantong dan regulasi penerbangan yang lebih jelas untuk hobiis.

Kriteria Utama Drone Ramah Anak

Sebelum membahas daftar produk, ada tiga hal yang wajib Anda perhatikan. Pertama, fitur keselamatan seperti propeller guard dan fungsi auto-hover yang menjaga drone tetap stabil di udara. Kedua, mode kecepatan rendah yang bisa diaktifkan saat anak masih belajar. Ketiga, ketahanan bodi terhadap benturan karena momen jatuh pasti akan sering terjadi.

Baterai juga menjadi pertimbangan penting. Mayoritas drone di kelas ini hanya mampu terbang 7–10 menit per pengisian penuh, jadi menyiapkan baterai cadangan adalah keputusan bijak.

Rekomendasi Drone Anak Terbaik 2026

Berikut lima model yang kami kurasi berdasarkan fitur, kemudahan penggunaan, dan nilai harga. Semua produk ini sudah tersedia di pasar Indonesia melalui e-commerce besar.

1. Ryze Tello – Pilihan Terbaik untuk Belajar Coding

Ryze Tello masih menjadi raja di kelasnya. Drone seberat 80 gram ini ditenagai prosesor Intel dan kamera 5 MP yang mampu merekam video 720p. Yang membuatnya spesial adalah dukungan penuh terhadap bahasa pemrograman Scratch dan Python, menjadikannya alat edukasi STEM yang fungsional.

Dengan harga sekitar Rp 1,3 jutaan, Tello menawarkan stabilitas terbang yang luar biasa berkat sensor vision positioning. Sayangnya, waktu terbangnya hanya 13 menit dan tidak memiliki GPS, jadi kurang cocok untuk terbang di luar ruangan yang berangin. Drone ini paling pas untuk eksplorasi di dalam rumah atau halaman yang tenang.

2. Holy Stone HS210 – Paling Tangguh untuk Pemula Absolut

Jika anak Anda masih di bawah 10 tahun, Holy Stone HS210 adalah pilihan paling aman. Unit ini berukuran mini, ringan, dan dilengkapi propeller guard penuh yang melindungi baling-baling dari benturan. Mode Headless Mode memudahkan anak mengendalikan arah terbang tanpa harus memikirkan orientasi drone.

Dibanderol sekitar Rp 500 ribuan, HS210 memiliki tiga baterai yang bisa ditukar, memberikan total waktu terbang hingga 21 menit. Kameranya hanya 480p, tapi untuk sekadar latihan dasar, kualitas ini sudah cukup. Fitur One Key Takeoff/Landing juga membantu anak yang baru pertama kali memegang remote control.

3. DJI Mini 4K – Loncatan Kualitas Gambar

Untuk anak remaja yang sudah serius ingin belajar aerial photography, DJI Mini 4K adalah lompatan besar. Drone ini membawa kamera 4K dengan gimbal 3-sumbu yang menghasilkan video sangat stabil, kualitas yang biasanya hanya ada di drone dewasa. Bobotnya di bawah 249 gram, jadi tidak memerlukan izin khusus dari regulator penerbangan untuk penerbangan rekreasi.

Harganya memang lebih tinggi, sekitar Rp 2,9 jutaan. Namun, fitur seperti GPS, Return-to-Home, dan waktu terbang 31 menit menjadikannya investasi jangka panjang. Anak tidak akan cepat bosan karena fitur QuickShots memungkinkan mereka membuat video sinematik dengan sekali sentuh. DJI Mini 4K jelas untuk pengguna yang sudah melewati fase belajar dasar.

4. Potensic A20 – Opsi Paling Ekonomis

Potensic A20 hadir sebagai penantang serius di segmen harga paling bawah. Dengan banderol di bawah Rp 400 ribuan, drone ini menawarkan fitur dasar yang hampir sama dengan HS210. Ukurannya super mungil dan ringan, membuatnya aman digunakan di ruang tamu sekalipun.

Kontrolnya sederhana dengan dua joystik analog. Ada tiga mode kecepatan yang bisa disesuaikan dengan kemampuan anak. Kameranya hanya VGA, jadi jangan berharap banyak untuk kualitas foto. A20 adalah pilihan tepat untuk menguji apakah anak benar-benar tertarik dengan hobi ini sebelum Anda mengeluarkan budget lebih besar.

5. Eachine E010 – Drone FPV Termurah untuk Balap

Untuk anak yang menyukai tantangan, Eachine E010 menawarkan pengalaman First Person View (FPV) dengan harga sangat terjangkau, sekitar Rp 350 ribuan. Drone mini ini bisa terhubung dengan headset VR murah atau smartphone untuk melihat langsung dari perspektif kokpit.

Kendalinya cukup responsif dan agresif, cocok untuk belajar manuver cepat di dalam ruangan. Karena ukurannya sangat kecil, risiko merusak barang di sekitar rumah juga minim. E010 adalah pintu masuk yang menyenangkan ke dunia balap drone FPV yang sedang naik daun di komunitas anak muda.

Tips Sebelum Membeli dan Menerbangkan

Pastikan Anda mendaftarkan drone di aplikasi MyASN milik Kementerian Perhubungan jika bobotnya di atas 250 gram. Untuk model di bawah itu, cukup patuhi aturan terbang di bawah 120 meter dan jauhi area bandara. Awasi selalu anak saat drone sedang terbang, terutama di luar ruangan.

Mulailah dari model murah jika ini adalah drone pertama anak. Setelah mereka menguasai kontrol dasar dan menunjukkan minat serius, barulah naik kelas ke model dengan kamera lebih baik seperti DJI Mini 4K. Dengan begitu, Anda tidak membuang uang untuk fitur yang belum bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bgr.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks