DENPASAR — ITB STIKOM Bali meresmikan LinkedIn Learning Center sebagai bagian dari transformasi layanan pengembangan karier bagi sivitas akademika. Inisiatif ini tidak hanya menyediakan ribuan kursus digital, tetapi juga menjadi jembatan penghubung antara dunia kampus dan ekosistem profesional global.
Kehadiran platform ini menegaskan posisi Career Center ITB STIKOM Bali yang tidak lagi sekadar menyalurkan lulusan ke perusahaan. Kini, pusat karier tersebut berperan aktif sejak mahasiswa masih duduk di bangku kuliah, mulai dari peningkatan keterampilan hingga penguatan profil profesional di mata perekrut.
Akses Ribuan Kursus untuk Dosen dan Mahasiswa
Melalui LinkedIn Learning Center, mahasiswa dan dosen dapat mengakses ribuan kursus yang disusun praktisi serta pakar industri. Materi yang disediakan mencakup keterampilan teknis (hard skills) maupun interpersonal (soft skills) yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern.
Nick Blackbeard, Head of Accounts for Indonesia and Korea, menyebut kolaborasi ini memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dan ekosistem profesional. "Kehadiran LinkedIn Learning Center menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan ekosistem profesional," ujarnya.
Personal Branding dan Perluasan Jejaring
Platform ini juga memberi ruang bagi mahasiswa untuk membangun personal branding melalui pengelolaan profil LinkedIn yang optimal. Profil yang baik diharapkan meningkatkan visibilitas lulusan di hadapan perusahaan maupun perekrut dari berbagai negara.
Selain itu, koneksi dengan komunitas profesional global terbuka lebar. Mahasiswa dan dosen bisa memperluas jejaring untuk mendapatkan akses informasi terkini, perkembangan industri, serta peluang karier di tingkat internasional.
Sertifikasi sebagai Nilai Tambah di Pasar Kerja
Program pembelajaran dan sertifikasi yang tersedia menjadi bekal penting bagi mahasiswa. Sertifikat yang diperoleh berfungsi sebagai nilai tambah saat mereka memasuki pasar kerja yang semakin kompetitif.
ITB STIKOM Bali menargetkan terbentuknya ekosistem pengembangan karier terintegrasi. Alurnya mencakup peningkatan keterampilan, penguatan profil profesional, perluasan jejaring, hingga koneksi langsung dengan industri.
Dukung Kebijakan Dikti Saintek Berdampak
Langkah strategis ini sejalan dengan komitmen kampus mendukung kebijakan Dikti Saintek Berdampak. Perguruan tinggi didorong menghasilkan lulusan yang tidak hanya memegang ijazah, tetapi juga kompeten sesuai kebutuhan industri.
Dengan hadirnya LinkedIn Learning Center, ITB STIKOM Bali berharap talenta digital yang lahir dari kampusnya mampu bersaing di pasar kerja internasional. Inisiatif ini menjadi bukti nyata adaptasi institusi pendidikan terhadap tuntutan era digital.