Pencarian

Gubernur Koster Tangkil ke Pura Bukit Mentik Bangli, Tegaskan Komitmen Jaga Peradaban Bali Lewat Penguatan Desa Adat

Jumat, 02 Oktober 2026 • 06:46:31 WIB
Gubernur Koster Tangkil ke Pura Bukit Mentik Bangli, Tegaskan Komitmen Jaga Peradaban Bali Lewat Penguatan Desa Adat
Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri prosesi Muspayang Bhakti Nganyarin di Pura Bukit Mentik, Bangli.

BANGLI — Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan langsung penegasan itu di hadapan para pemedek dan tokoh masyarakat setempat. Pura Bukit Mentik, menurutnya, memegang peranan vital sebagai salah satu simbol penting peradaban Bali. Nilai spiritual, historis, dan kultural yang melekat pada pura di kawasan dataran tinggi itu membuat kelestariannya wajib dijaga seluruh elemen masyarakat bersama pemerintah.

Kintamani dan Anugerah Alam Gunung-Danau Batur

Koster menyoroti kawasan Kintamani yang dianugerahi keindahan alam dan sumber daya ekologis besar, terutama keberadaan Gunung dan Danau Batur. Kekayaan alam dan spiritual itu, katanya, merupakan anugerah yang harus dirawat berkelanjutan agar tetap lestari dan memberi manfaat jangka panjang bagi kehidupan masyarakat Bali secara luas.

"Ini harus kita rawat dengan baik agar kelestariannya tetap terjaga bagi generasi masa depan," tegas Gubernur Koster.

Pembangunan Bangli Harus Selaras dengan Adat dan Lingkungan

Gubernur asal Sembiran, Buleleng, ini juga mengungkapkan perhatian dan fokus serius terhadap arah pembangunan di Kabupaten Bangli. Setiap kebijakan pembangunan fisik, menurutnya, harus berjalan selaras dan seimbang dengan upaya pelestarian lingkungan alam, adat istiadat, seni budaya, serta tatanan kehidupan spiritual masyarakat Bali.

Komitmen strategis itu disebut Koster sebagai bagian integral dari implementasi haluan pembangunan Bali untuk 100 tahun ke depan. Arah pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan fisik dan kemajuan ekonomi semata. Pulau Dewata juga harus dipastikan tetap ajeg berkat kekuatan fondasi adat dan tradisi yang dimilikinya.

"Mari kita bersama-sama menjaga Bali agar tetap ajeg, harmonis, dan bermartabat," ujarnya.

Desa Adat sebagai Benteng Utama Nilai Budaya Bali

Menutup rangkaian pesannya, Koster kembali mengingatkan pentingnya penguatan kedudukan seluruh desa adat di Bali. Desa adat dinilai memiliki posisi dan peran strategis sebagai benteng utama dalam mempertahankan nilai-nilai luhur budaya, kearifan lokal, serta keharmonisan kehidupan sosial kemasyarakatan di Bali ke depan.

Prosesi Muspayang Bhakti Nganyarin sendiri merupakan rangkaian upacara Karya Pujawali Ngusaba Purnamaning Sasih Kapat atau Ida Betara/Betari Tedun Kabeh. Kegiatan ini digelar di Pura Bukit Mentik, Desa Adat Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabarnusa.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks