BULELENG — Rumah Nengah Redika yang ditinggal kosong saat ia dan istrinya memetik cengkeh menjadi sasaran empuk pencuri. Pelaku tidak hanya membawa kabur 45 kilogram cengkeh kering yang disimpan di sudut kamar, tetapi juga sebuah ponsel yang sedang diisi daya.
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, peristiwa itu pertama kali diketahui istri korban sekitar pukul 12.00 Wita. Ia baru saja pulang ke rumah lebih dulu untuk makan siang, sementara suaminya masih di kebun.
Pintu Terbuka, Barang di Kamar Raib
"Setibanya di rumah, istri korban mendapati pintu depan dalam kondisi terbuka," ujar Yohana, Rabu (29/7/2026). Setelah memeriksa ke dalam rumah, cengkeh kering yang baru saja dipanen dan ditampung di kamar sudah tidak ada.
Polisi menduga pelaku masuk melalui pintu depan yang tidak terkunci. Anak korban yang sempat diminta menjaga rumah justru pergi bermain ke luar, meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
Kerugian Warga Capai Rp 6 Juta
Akibat kejadian itu, Nengah Redika diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 6 juta. Jumlah tersebut berasal dari nilai 45 kilogram cengkeh kering yang merupakan hasil panen utama pekebun di wilayah Busungbiu.
Hingga saat ini, korban belum membuat laporan resmi ke Polsek Busungbiu. Meski demikian, polisi tetap melakukan penyelidikan di lapangan.
Polisi Masih Buru Pelaku
"Petugas telah mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan awal serta meminta keterangan saksi terkait dugaan pencurian tersebut," jelas Yohana. Polsek Busungbiu masih mendalami identitas pelaku dan barang bukti yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kawasan perbukitan Busungbiu yang menjadi sentra perkebunan cengkeh di Buleleng kerap kali menjadi sasaran pencurian hasil bumi. Polisi mengimbau warga untuk lebih waspada dan tidak meninggalkan rumah dalam keadaan kosong dalam waktu lama, terutama saat musim panen tiba.