GIANYAR — Bali United resmi mengumumkan perekrutan striker anyar asal Belanda, Jort van der Sande, untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Boris Kopitovic. Pemain bertinggi 188 cm itu diikat kontrak hingga dua musim ke depan. Ia diharapkan mampu meningkatkan daya gedor tim yang tengah bersaing di papan atas klasemen.
Siapa Jort van der Sande dan Rekam Jejaknya?
Jort van der Sande bukan nama asing di kancah sepak bola Eropa. Sebelum merapat ke Bali, ia membela klub kasta kedua Belanda, ADO Den Haag, dan sempat mencicipi kompetisi di Belgia bersama Lierse Kempenzonen. Ia dikenal sebagai penyerang bertipe target man dengan naluri gol yang tajam.
Kedatangannya menjadi angin segar bagi suporter Serdadu Tridatu yang sempat khawatir dengan kepergian Kopitovic, top skor tim di musim lalu. Manajemen menilai profil Van der Sande cocok dengan skema permainan pelatih Stefano Cugurra.
Bukan Hanya Striker, Remco Balk Juga Masuk Radar
Tak berhenti di posisi penyerang tengah, Bali United juga dikabarkan tengah memantau winger muda Remco Balk. Pemain berusia 23 tahun yang saat ini membela FC Emmen di Eerste Divisie itu dibidik untuk memperkuat sayap pada musim 2026/2027.
Jika transfer ini terealisasi, Balk akan menjadi amunisi baru di sisi lapangan yang selama ini dianggap kurang produktif. Kecepatan dan kemampuannya melewati lawan menjadi nilai jual utama yang diincar tim pelatih.
Strategi Bali United di Bursa Transfer: Adaptasi atau Revolusi?
Langkah Bali United di bursa transfer menunjukkan perubahan strategi. Alih-alih mempertahankan pola lama dengan satu striker asing dominan, mereka mulai membangun lini depan yang lebih variatif. Kombinasi Van der Sande di tengah dan potensi kedatangan Balk di sayap bisa mengubah wajah permainan Serdadu Tridatu.
Keputusan ini juga menjadi sinyal bahwa klub berambisi mempertahankan posisi di papan atas dan bersaing di kompetisi Asia. Para pemain anyar diharapkan langsung beradaptasi dengan cuaca tropis dan gaya sepak bola Indonesia yang keras.