DENPASAR — Pemprov Bali menutup rangkaian Bulan Bung Karno yang berlangsung sepanjang Juni 2026 dengan sejumlah perlombaan untuk memantik semangat nasionalisme di kalangan pelajar. Sekda Bali Dewa Made Indra menekankan bahwa esensi dari kegiatan ini bukan sekadar memenangkan lomba, melainkan menginternalisasi ajaran Bung Karno ke dalam diri masing-masing.
"Justru itu yang diharapkan, ajakannya mulai dari menciptakan event dimana masyarakat bisa berekspresi sesuai ajaran Bung Karno, dari Bulan Bung Karno satu bulan kan terinternalisasi ke dalam diri masing-masing sehingga mereka bisa memahami dan bisa mengaktualisasikan di kehidupan sehari-hari," ujar Dewa Indra di Denpasar, Selasa.
Lomba Pidato hingga Tari Teruna Jaya Meriahkan Bulan Bung Karno
Selama sebulan, Pemprov Bali menggelar tiga kategori lomba utama yang diikuti pelajar tingkat SMP dan SMA/SMK se-Bali. Seluruh materi lomba, mulai dari isi pidato hingga tema tari, diambil dari ajaran-ajaran Bung Karno.
"Segala macam lomba itu topiknya mengambil dari ajaran-ajaran Bung Karno, jadi meskipun ada berisi lagu, temanya mengambil kesana," kata Dewa Indra.
Berikut daftar pemenang di masing-masing kategori:
- Lomba Pidato Tingkat SMA/SMK: Juara I diraih Ida Ayu Made Kirana Anjani dari SMAN 1 Semarapura, disusul Ketut Elsa Matori dari SMA Negeri Bali Mandara (juara II), dan Anak Agung Ayu Aurelia Renata Nugraha dari SMAN 2 Denpasar (juara III).
- Lomba Cipta Baca Puisi Tingkat SMA/SMK: Juara I diraih Ni Putu Vidya Nirmala Suarbawa dari SMAN 1 Negara. Juara II Ni Putu Aurelina Kartika Dewi dari SMAN 1 Amlapura, dan juara III I Komang Galang Wiguna Putra dari SMAN 1 Pupuan.
- Lomba Tari Teruna Jaya: Untuk tingkat SMP, juara I diraih I Gusti Ayu Diah Rizuki Prameswari dari SMAN 1 Denpasar. Sementara untuk tingkat SMA, Kadek Davina Partiana Putri dari SMKN 3 Sukawati keluar sebagai juara I.
Antusiasme Pelajar Jadi Indikator Keberhasilan Internalisasi Nilai
Dewa Indra mengapresiasi antusiasme para peserta yang dinilai mampu menjiwai semangat Bung Karno, mulai dari refleksi ekspresi, gestur, hingga pemikiran yang ditampilkan di setiap ajang. Menurutnya, hal ini menjadi tanda bahwa pesan nasionalisme mulai tertanam.
"Semangat dari Bulan Bung Karno ini adalah mensosialisasikan, mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda, terhadap ajaran-ajaran Bung Karno supaya semakin dikenal, semakin akrab," sambung Sekda Bali.
Pemprov Bali berharap jika ajang ini digelar rutin setiap tahun, generasi muda akan semakin memahami dan mampu mengimplementasikan semangat perjuangan Bung Karno dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya di momentum perlombaan.