BALI — Menurut laporan Sky Sports, Elliott menjadi salah satu nama yang berpotensi dilepas Liverpool untuk mendanai belanja pemain anyar. The Reds telah merekrut Jeremy Jacquet dan Victor Munoz, namun upaya mendatangkan Yan Diomande gagal karena sang winger memilih PSG. Fokus Liverpool kini beralih ke Bradley Barcola dari Lyon.
Harapan Baru Elliott di Bawah Andoni Iraola
Elliott sebelumnya kembali ke Liverpool setelah masa peminjaman di Aston Villa tidak berjalan mulus. Unai Emery tidak memberikan cukup menit bermain sehingga klausul pembelian permanen tidak aktif.
Kini, pelatih anyar Liverpool Andoni Iraola disebut memberi kesempatan bagi Elliott untuk membuktikan diri di pramusim. Ini menjadi kesempatan kedua bagi pemain yang sempat menjadi andalan di skuad muda The Reds tersebut.
Nilai Transfer Jauh dari Ekspektasi £35 Juta
Kondisi kontrak Elliott yang hanya setahun membuat Liverpool tidak bisa berharap banyak dari segi nilai jual. Klub sebelumnya dikabarkan memasang banderol £35 juta, namun angka itu sulit tercapai dengan situasi saat ini.
Crystal Palace muncul sebagai peminat serius. Klub asuhan Oliver Glasner itu mencari opsi segar di lini tengah setelah musim lalu kehilangan beberapa pemain kunci. Elliott dinilai cocok dengan gaya pressing tinggi yang diterapkan Glasner.
Dilema: Jual Sekarang atau Perpanjang Kontrak?
Liverpool berada di persimpangan jalan. Menjual Elliott musim panas ini berarti mendapatkan kompensasi finansial meski nilainya mungkin di bawah ekspektasi. Jika bertahan, klub harus segera menawarkan perpanjangan kontrak dengan jaminan waktu bermain—faktor yang justru membuat Elliott hengkang ke Aston Villa sebelumnya.
"Harvey adalah pemain muda berbakat yang butuh konsistensi bermain," ujar sumber internal Liverpool. "Keputusan akan diambil dalam beberapa pekan ke depan setelah berdiskusi dengan pemain dan agennya."
Nasib Curtis Jones Juga Masih Abu-abu
Selain Elliott, Curtis Jones juga disebut-sebut masuk daftar jual Liverpool. Gelandang asal Inggris itu kesulitan menembus skuad utama musim lalu dan bisa menjadi alat tukar untuk mendatangkan target baru.
Bursa transfer Premier League masih akan berlangsung hingga akhir Agustus. Liverpool diprediksi akan bergerak agresif setelah menyelesaikan situasi pemain-pemain yang masuk daftar jual.